PTPP Gandeng ASDP Bangun Kawasan Marina Labuan Bajo
Selasa, 21 Januari 2020 | 21:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menjalin sinergi dengan PT ASDP (Persero) membentuk sebuah perusahaan joint venture PT Indonesia Ferry Property (IFPRO) dengan porsi kepemilikan saham sebesar 49 persen : 51 persen untuk membangun Kawasan Marina Labuan Bajo, dalam mendukung Program 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Terletak di Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kawasan Marina Labuan Bajo diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ditandai penekanan tombol bersama pada hari Senin (20/1/2020) di Hotel Inaya Bay Komodo.
"Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo ini merupakan satu kawasan pariwisata yang dibangun sejalan dengan program Pemerintah untuk memajukan sektor Pariwisata. Pembangunan dan pengembangan kawasan ini terus dilakukan untuk menjadi Kawasan pariwisata super premium," ujar Direktur Utama PTPP, Lukman Hidayat, dalam siaran persnya, Selasa (21/1/2020).
Labuan Bajo merupakan kota pelabuhan kecil di Pulau Flores di wilayah Nusa Tenggara di Indonesia. Labuan Bajo dianggap sebagai 'Bali Baru' karena potensi pariwisatanya yang besar.
Dengan pemandangan alam yang indah, Labuan Bajo berpotensi sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia untuk menarik para wisatawan asing dan domestik.
Pemerintah Indonesia juga menjadikan Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 tujuan pariwisata Indonesia khususnya ekowisata.
Lukman menjelaskan, IFPRO saat ini terus melakukan pengembangan Kawasan Marina Labuan Bajo, antara lain hotel dan multifunction hall yang mendukung industri MICE, salah satunya Hotel Inaya Bay merupakan hotel Bintang 5 yang terletak di pusat kota Labuan Bajo.
Di dalam kawasan Marina Labuan Bajo, sambungnya juga akan dilengkapi dengan promenade yang mengarah ke laut dan dapat diakses oleh masyarakat atau umum serta dapat digunakan untuk acara lokal setempat.
"Hotel dan Marina juga akan dilengkapi area komersial dengan target tenant internasional, Lokal dan BUMN," tegas Lukman Hidayat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




