ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Sektor Pariwisata Rp 3,3 Triliun

Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:36 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama Kusubandio melakukan simulasi pembukaan kembali bioskop di Jakarta, belum lama ini.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama Kusubandio melakukan simulasi pembukaan kembali bioskop di Jakarta, belum lama ini. (Humas Kemparekraf/isimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana hibah sebesar Rp 3,3 triliun bagi sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui pengucuran dana hibah ini, diharapkan sektor pariwisata di Indonesia akan bangkit dan pulih kembali.

"Dalam rangka menekan dampak covid-19 dan upaya menjaga keberlangsungan ekonomi khususnya pada sektor pariwisata, pemerintah telah menyiapkan dana hibah pariwisata sebesar Rp 3,3 triliun yang merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional," kata Wishnutama dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Wishnutama menerangkan, dana hibah tersebut dikucurkan membantu pemerintah daerah (pemda) yang mengalami pendapatan asli daerah (PAD) akibat sektor pariwisata tidak bergerak selama adanya pandemi Covid-19. Juga untuk membantu industri hotel dan restoran yang mengalami gangguan finansial karena destinasi wisata ditutup selama pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

Dengan begitu, lanjut Wishnutama, dana hibah ini diharapkan dapat membantu untuk meningkatkan kesiapan destinasi wisata dalam penerapan protokol kesehatan.

"Melalui hibah pariwisata diharapkan industri dapat terbantu untuk meningkatkan kesiapan destinasi dalam penerapan protokol kesehatan atau disingkat 4K yakni kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability," jelasnya.

Wishnutama juga mengharapkan dana hibah tersebut menjadi langkah awal pemulihan ekonomi nasional serta meningkatkan kepercayaan dari wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata Indonesia.

"Karena pelaksanaan protokol kesehatan dengan baik adalah kunci keberhasilan sektor pariwisata agar dapat lebih cepat bangkit kembali," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon