KKP Ingatkan Eksportir Perikanan Jangan Nakal dengan Pajak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KKP Ingatkan Eksportir Perikanan Jangan Nakal dengan Pajak

Minggu, 18 April 2021 | 10:55 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sejalan dukungan pemerintah untuk perkembangan industri perikanan dalam negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengimbau eksportir perikanan untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan baik soal pajak hingga jaminan sosial bagi anak buah kapal (ABK).

"Saya berharap kepercayaan dan dukungan penuh dari pemerintah ini tidak disalahartikan dengan melanggar aturan-aturan yang ada," kata Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan yang diterima Minggu (18/4/2021).

Praktik yang dimaksud seperti melaporkan harga jual lebih rendah dibanding harga jual sebenarnya yang bertujuan mengurangi pajak, mengambil ikan tanpa membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). "Kemudian pajak penjualannya direndahkan, itu namanya tidak ada bela negaranya," kata dia.

Menteri Trenggono memastikan kementeriannya tidak menoleransi eksportir yang kedapatan melanggar aturan hukum maupun aturan administratif. Dia ingin iklim usaha di sektor perikanan berlangsung sehat, baik untuk kelangsungan industri, pemerintahan, juga para pekerja di dalamnya.

Untuk sektor perikanan tangkap, KKP telah memiliki program terobosan yaitu peningkatan PNBP dari sub-sektor perikanan tangkap. Melalui program terobosan ini, Menteri Trenggono ingin wajah perikanan tangkap Indonesia menjadi lebih modern dan ramah lingkungan. Baik dari sisi infrastruktur pelabuhan, navigasi kapal, hingga alat tangkap yang dipakai. Selain itu, program ini juga untuk menunjang peningkatan kesejahteraan nelayan.

KKP mendorong produk-produk perikanan dalam negeri bisa bersaing di pasar global. Sejumlah langkah telah dijalankan KKP di antaranya mempermudah layanan perizinan serta sertifikasi yang menjadi syarat produk perikanan bisa dipasarkan ke luar negeri. "Kementerian Kelautan dan Perikanan hadir mendukung penuh pelaku usaha perikanan Indonesia agar bisa tumbuh di pasar domestik maupun global. Kita ingin produk-produk yang kita hasilkan unggul di luar negeri," ujar

Indonesia termasuk dalam jajaran negara pengekspor produk perikanan terbesar di dunia. Total ekspor produk perikanan tahun 2020 mencapai US$5,2 miliar ( atau sekitar Rp 72,8 triliun), dimana US$ 4,84 miliar berasal dari ikan konsumsi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk perikanan pada Maret 2021 mencapai US$ 476 juta atau meningkat 19% apabila dibanding nilai ekspor produk perikanan bulan Februari 2021. Selain itu, meningkat 12% apabila dibanding nilai ekspor produk perikanan bulan Maret tahun sebelumnya.

Secara kumulatif pada periode Januari-Maret 2021, nilai ekspor produk perikanan mencapai US$ 1,27 miliar atau naik 1,4% dibanding periode yang sama tahun 2020 dengan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 1,14 miliar atau naik 0,34% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode tersebut, negara tujuan ekspor utama adalah Amerika Serikat sebesar US$ 561 juta (45% terhadap nilai ekspor total), Tiongkok sebesar US$ 171 juta (14%), Jepang sebesar US$ 138 juta (11%), Asean sebesar US$ 133 juta (10,6%), Uni Eropa sebesar US$ 62 juta (5%), dan Timur Tengah sebesar US$ 28 juta (2%).

Sedangkan komoditas ekspor utamanya meliputi Udang sebesar US$ 527 juta (42% terhadap nilai ekspor total), Tuna-Cakalang-Tongkol sebesar US$ 169 juta (13%), Cumi-Sotong-Gurita sebesar US$ 128 juta (10%), Rajungan-Kepiting sebesar US$ 103 juta (8%), Rumput Laut sebesar US$ 64 juta (5%), dan Layur sebesar US$ 22 juta (2%).

Menteri Trenggono menjelaskan, angka-angka tersebut menujukkan bahwa industri perikanan khususnya yang berorienstasi ekspor, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi di masa pandemi Covid-19, ekspor perikanan justru menunjukkan trend positif.

"Sektor perikanan ini tidak hanya menghasilkan devisa bagi negara, tapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil perikanan. Di samping itu sektor ini menyerap banyak tenaga kerja," ungkap Menteri Trenggono.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hipmi Banten Buka Pendaftaran Calon Ketua

Rifky Hermiansyah menjadi orang pertama mengambil formulir calon ketua umum BPD Hipmi Banten.

EKONOMI | 18 April 2021

Kemhub Tegaskan Angkutan Laut Nonpemudik Tetap Berjalan Biasa

Mudik menggunakan kapal laut dilarang untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menularkan virus corona.

EKONOMI | 18 April 2021

Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta Mulai Divaksin

Menparekraf juga tengah mengkaji berbagai stimulus yang dapat diberikan kepada insan perfilman mulai sisi produksi hingga pemasaran.

EKONOMI | 18 April 2021

Merdeka Copper Berencana Buyback Saham Rp 530 Miliar

Merdeka Copper Gold berencana melakukan pembelian kembali (buyback) sebanyak-banyaknya 229.033.658 saham atau paling banyak 1% dari modal disetor.

EKONOMI | 17 April 2021

Rusun TOD Jadi Solusi Kebutuhan Hunian MBR

Pengembangan konsep TOD juga sejalan dengan Program Satu Juta Rumah.

EKONOMI | 17 April 2021

Diversifikasi Produk Ekspor Harus Lebih Dioptimalkan

Rendy memberi catatan mengenai kinerja ekspor yang banyak disumbang oleh tren harga komoditas.

EKONOMI | 17 April 2021

Menteri BUMN Tantang Milenial Jadi Pengusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

BUMN Erick Thohir menantang generasi milenial untuk meningkatkan kewirausahaan di Indonesia dan turut membantu menciptakan lapangan kerja baru.

EKONOMI | 17 April 2021

Erick Thohir Optimistis Ekonomi Indonesia Konsisten Tumbuh 5-7%

Erick Thohir optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh secara konsisten sekitar 5 hingga 7 persen sebagai pemulihan ekonomi dari resesi akibat pandemi.

EKONOMI | 17 April 2021

Rusun Berbasis TOD Solusi Isu Penyediaan Perumahan dan Kemacetan

Menpupera Basuki Hadimuljono menyampaikan, pembangunan rusun berbasis TOD merupakan salah satu solusi terhadap isu penyediaan perumahan dan kemacetan.

EKONOMI | 17 April 2021

SKK Migas: Industri Migas Membutuhkan Penyederhanaan Perizinan

SKK Migas mendorong penyederhanaan dan percepatan perizinan berusaha melalui implementasi turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

EKONOMI | 17 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS