ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Covid-19 Semakin Tidak Terkendali, Desakan Munas Kadin Ditunda Menguat

Rabu, 23 Juni 2021 | 21:30 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Kadin Indonesia
Kadin Indonesia (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Organizing Committee (OC) Munas VIII Kadin Indonesia Nita Yudi berharap Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin di Kendari pada 30 Juni 2021 ditunda. Apalagi kasus Covid-19 di sejumlah daerah sedang naik, termasuk di Sulawesi Tenggara yang kasusnya naik hingga 2.000% dalam sehari.

Pernyataan ini merespons keputusan Ketua Penyelenggara Munas Kadin Adisatrya Sulisto yang memaksakan Munas Kadin tetap diselenggarakan di Kendari tanggal 30 Juni 2021 saat angka Covid-19 sedang menanjak.

"Kalau kasus Covid-19 meningkat, kita kan harus utamakan kesehatan, jadi sebaiknya ya Munas Kadin di Kendari ditunda. Ini pendapat saya sebagai sebagai ketua OC, penyelenggara, kan kita melihatnya demi kesehatan. Semuanya saja ditunda, pertemuan dan segala macam ditunda," kata Nita Yudi saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (23/6/2021).

Sulawesi Tenggara melaporkan 64 kasus Covid-19 baru pada hari Selasa, (22/06/2021). Jumlah kasus baru tersebut 2033,3% lebih banyak dibandingkan jumlah kasus baru sehari sebelumnya, yaitu tiga kasus. Hari ini, Rabu (23/6/2021), tercatat 87 kasus baru, atau naik 2.800% dari Selasa lalu.

ADVERTISEMENT

Selama 30 hari terakhir, Sulawesi Tenggara berhasil mendeteksi 297 kasus baru secara akumulasi. Jumlah tersebut 165,2% lebih tinggi dari akumulasi kasus dalam periode 30-hari sebelumnya, yaitu sebanyak 112 kasus.

Alasan lainnya, pelaksanaan Konvensi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia yang rencananya akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 25 Juni mendatang juga tidak mendapatkan izin dari pemprov DKI Jakarta. Padahal konvensi tersebut memiliki agenda penting memilih 30 orang perwakilan asosiasi yang akan hadir pada Munas VIII nanti.

"Kalau Konvensi ALB Kadin sudah tidak dapat izin, jadi nanti kita rapatkan lagi terkait konvensi, tergantung keputusan Ketua Umum Kadin. Kita kan panitia hanya menyelenggarakan, melaksanakan tugas. Kalau tidak dapat izin (konvensi ALB), ya kita kembalikan lagi ke ketua umum," kata Nita.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Peter Frans juga meminta agar pelaksanaan Munas Kadin di Kendari ditunda demi keselamatan bersama. Apalagi jika melihat lonjakan kasus Covid-19 di berbagai daerah.

"Kita mengharapkan munas di Kendari ditunda, jangan dipaksakan. Kesehatan dan keselamatan itu lebih utama. Kita tidak peduli siapa yang akan terpilih jadi Ketua Umum Kadin, itu urusan pemilih, tetapi keselamatan adalah yang utama," tegas Peter.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon