29 Juli, Bukalapak IPO Dengan Kode Emiten BUKA
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

29 Juli, Bukalapak IPO Dengan Kode Emiten BUKA

Kamis, 24 Juni 2021 | 12:47 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Bukalapak segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada 29 Juli 2021 mendatang. Perusahaan e-commerce ini akan menggunakan kode saham BUKA pada IPO nanti.

Berdasarkan dokumen mini ekspos BEI, disebutkan bahwa Bukalapak pertama kali melakukan registrasi IPO ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Mei 2021. Penawaran saham dilakukan pada 23-27 Juli 2021, dan listing di BEI pada 29 Juli 2021.

Bukalapak menggandeng Mandiri Sekuritas dan Buana Capital Sekuritas sebagai joint lead managing underwriter, serta UBS Sekuritas Indonesia sebagai domestic underwriter. Selain itu, Bukalapak juga menggandeng UBS dan BofA Securities sebagai joint global coordinators, serta UBS, BofA Securities, dan Mandiri Sekuritas sebagai joint bookrunners.

Pada IPO nanti, Bukalapak akan melepas sebanyak-banyaknya 25% dari total modal yang disetor dan ditempatkan, dimana jumlah tersebut termasuk employee stock allocation (ESA) maksimal 0,1%. Bukalapak juga akan menawarkan opsi management and employee stock option (MESOP) sebanyak-banyaknya 4,91% dari total penawaran dan modal disetor.

Terkait kinerja keuangan, Bukalapak tercatat masih mengalami kerugian sepanjang tahun 2020 sebesar Rp 1,34 triliun. Namun angka tersebut turun 51,73% dibanding 2019, yang mencapai Rp 2,79 triliun. Adapun pendapatan bersih perusahaan naik 25,55% menjadi sebesar Rp 1,35 triliun dari tahun sebelumnya senilai Rp 1,07 triliun. Sementara kerugian operasional tahun lalu tercatat sebesar Rp 1,83 triliun, turun dibanding 2019 sebesar Rp 2,84 triliun.

Perusahaan juga mencatatkan penurunan beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp 1,51 triliun dari tahun sebelumnya Rp 2,32 triliun. Sedangkan beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 1,49 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,26 triliun. Liabilitas Bukalapak sebesar Rp 985,82 miliar dan ekuitas Rp 1,60 triliun. Adapun total aset perusahaan meningkat menjadi Rp 2,59 triliun dari sebelumnya Rp 2,05 triliun.

Sementara itu, VP of Corporate Affairs Bukalapak Siti Sufintri Rahayu enggan memberikan konfirmasi kebenaran atas dokumen yang bocor ke publik tersebut. “Kami senantiasa mengeksplorasi kesempatan bagi perusahaan untuk terus bertumbuh dan berkembang secara finansial. Namun untuk saat ini, kami belum membuat keputusan apa pun," kata dia kepada Investor Daily, Kamis (24/6/2021).

Saat ini kata dia, Bukalapak fokus mencari strategi tepat untuk menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi para partner dan pengguna untuk waktu mendatang.

Sebelumnya BEI menyebut sudah ada perusahaan e-commerce Indonesia yang telah mendaftarkan diri untuk IPO. "Terkait dengan informasi mengenai adanya e-commerce dalam pipeline, memang benar terdapat e-commerce yang telah menyampaikan dokumen. Untuk nama calon perusahaan tercatat, bursa belum dapat menyampaikan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna.

Menurut dia, informasi mengenai nama calon perusahaan tercatat atau emiten di bursa baru dapat disampaikan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan persetujuan atas penerbitan prospektus awal kepada publik. "Ini sesuai dengan ketentuan OJK dalam Peraturan Nomor IX.A.2," pungkasnya.

Seperti diberitakan Dealstreet Asia sebelumnya, Bukalapak makin mantap untuk mencatatkan sahamnya di bursa saham Indonesia. Bahkan, Bukalapak menargetkan bisa meraih dana sebesar US$ 300 juta dari aksi IPO saham tersebut.

Bukalapak juga sudah melengkapi daftar investor yang akan mendukung perkembangan bisnisnya ke depan. Adapun, investor papan atas lain yang sempat menyuntikan investasi ke Bukalapak, antara lain Ant Group yang dikendalikan Jack Ma, Government of Singapore Investment Corporation (GIC), Naver Corp, dan Standard Chartered. Berdasarkan data CB Insights, Bukalapak memiliki valuasi US$ 3,5 miliar.

Seperti diketahui, Bukalapak didirikan pada 2010 dan telah masuk kelompok perusahaan rintisan teknologi dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau disebut unicorn. Sebagai marketplace, Bukalapak telah menjaring 13,5 juta penjual online dan 100 juta pengguna.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Salurkan KUR Rp 2,42 Miliar, OJK-LJK Jatim Dukung UMKM Bangkit dari Pandemi

OJK Regional 4 Jawa Timur bersama industri jasa keuangan berkomiten mendukung pemulihan ekonomi Jatim lewat penyaluran Kredit Usaha Rakayat (KUR).

EKONOMI | 16 September 2021

Kempupera Optimistis Bendungan Margatiga Selesai Akhir 2021

Bendungan Margatiga merupakan salah satu dari 13 bendungan yang akan diselesaikan 2021.

EKONOMI | 16 September 2021

AAEI: Investor Lokal Overestimate, IHSG Sulit Capai Level Tertinggi

Penasihat AAEI Edwin Sebayang memproyeksikan pada akhir 2021 tidak akan bisa mencapai level tertinggi yang pernah dicapai di level 6.600 poin.

EKONOMI | 16 September 2021

AAEI: Peningkatan Aksi Rights Issue Didorong Emiten Bank

Dari data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga September 2021, tercatat ada 22 perusahaan yang melakukan rights issue dengan total nilai Rp 109,73 triliun.

EKONOMI | 16 September 2021


Sinergikan ACDM dengan ATFM, AP II dan AirNav Modernisasi Penerbangan Nasional

PT Angkasa Pura/AP II (Persero) dan AirNav Indonesia berkolaborasi dalam memodernisasi sektor penerbangan nasional.

EKONOMI | 16 September 2021

Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik, Puan: Manfaatnya Harus Bisa Dirasakan Rakyat

Manfaatnya harus bisa dirasakan rakyat, lewat penyerapan tenaga kerja Indonesia seluas-luasnya, maupun harga kendaraan listrik yang terjangkau masyarakat.

EKONOMI | 16 September 2021

Emiten Berebut Dana di Pasar Modal, Dana Investor Masih Cukup

Penasehat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Edwin Sebayang mengatakan, dana investor sejauh ini masih cukup terhadap aksi IPO.

EKONOMI | 16 September 2021

Besok KA Bandara YIA Beroperasi Komersial, Tarif Mulai Rp 10.000

Kemhub menyatakan Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta akan beroperasi secara komersial atau berbayar mulai 17 September 2021.

EKONOMI | 16 September 2021

Sejumlah UMKM Tekstil Orientasi Ekspor Mampu Bertahan Saat Pandemi

Sejumlah pelaku usaha UMKM tekstil mampu mempertahankan kinerja ekspornya.

EKONOMI | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Tubagus Hasanuddin Paparkan Empat Tantangan Calon Panglima TNI

Tubagus Hasanuddin Paparkan Empat Tantangan Calon Panglima TNI

NASIONAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings