Bukalapak Fokus Berdayakan 13,5 Juta UMKM
Jumat, 9 Juli 2021 | 11:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- CEO PT Bukalapak.com Rachmat Kaimuddin mengatakan, Bukapak sebagai perusahaan "All Commerce", dibandingkan sekedar menjadi sebuah platform e-commerce masyarakat sehari-hari. Dengan fokus memberdayakan 13,5 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bukalapak yang dimulai di kamar indekos 11 tahun lalu telah membantu 7 juta UMKM luring dan memungkinkan toko kelontong tradisional melakukan digitalisasi yang tergabung dalam Mitra Bukalapak.
"Dalam masa yang tidak menentu selama pandemi, inovatif platform Bukalapak mampu membuka peluang baru bagi 4 juta pelaku UMKM di sepanjang tahun 2020," kata dia dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/7/2021).
Dia mengatakan peluang baru ini tidak hanya membantu masyarakat dapat bertahan menghadapi pandemi, tetapi menciptakan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi masyarakat.
Menurutnya, mayoritas pelapak dan Mitra Bukalapak ialah para pelaku UMKM yang merupakan pemilik kedai keluarga (warung). Untuk setiap 50-100 rumah, seseorang atau sebuah keluarga akan membuka sebuah toko di rumah mereka dan menjual fast moving consumer goods (FMCG) seperti air, sabun, kopi, mi instan, dan lain-lain. Warung-warung tersebut adalah tumpuan masyarakat dan seiring dengan berkembangnya zaman telah ditinggalkan, sementara ekonomi lainnya tumbuh.
"Bekerja sama dengan Mitra Bukalapak, kami dapat membuat warung-warung mengejar ketertinggalan tersebut, seperti menawarkan layanan pengantaran Next Day di FMCG, memungkinkan UMKM untuk mendapatkan akses kepada banyak produk dengan harga lebih murah," tambah Rachmat.
Bukalapak juga menawarkan para Mitra sebuah alat pembukuan untuk mendigitalkan bisnis dan menghasilkan data yang akan membuat mereka creditworthy. Para Mitra juga didorong menjadi agen, distributor produk digital seperti pulsa, voucher gim, tiket pesawat, bus, kereta api, dan pembayaran digital, yang memberi pendapatan tambahan.
Dengan kata lain, Bukalapak menyediakan kesempatan untuk para pelaku UMKM bertransformasi dari hanya toko kelontong tradisional menjadi toko kelontong modern dengan menawarkan biro perjalanan, cabang bank dasar hingga agen logistik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




