ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kak Seto: Bahaya bagi Anak, Metaverse Ibarat Dua Mata Pisau

Minggu, 27 Februari 2022 | 08:10 WIB
HS
FB
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FMB
Ilustrasi Metaverse.
Ilustrasi Metaverse. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Dunia virtual metaverse ibarat dua mata pisau. Bisa berguna bisa juga sangat berbahaya, khususnya bagi anak-anak atau remaja yang belum siap mental dan kematangan berpikir.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau sering disapa Kak Seto mengaku tidak kaget dengan temuan investigasi BBC News yang melaporkan bahwa dalam dunia yang tidak diregulasi tersebut, telah terjadi pelecehan seksual, pornografi, hingga rasisme sangat rawan.

"Saat ini anak-anak kita baik di Indonesia maupun di luar negeri, mentalnya belum terlalu siap dalam hal virtual metaverse ini. Maka saya minta para orang tua please waspada dan harus menjaga ketat buah hatinya yang memasuki dunia digital," sarannya ketika dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga: Waspada! Anak-anak Bisa Nonton Striptease di Metaverse

ADVERTISEMENT

Menurutnya, anak-anak yang belum siap bermain dunia digital bagaikan balita yang diberikan pisau tajam dan itu belum saatnya. Ini ibarat usia dan kematangan mental yang harus dipersiapkan benar dan diperlukan.

"Maka kalau belum siap, sekali lagi, tolong dan please jangan terlalu masuk atau memaksakan diri ke dalam dunia virtual metaverse ini," kata psikolog anak ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon