Tiga BUMN Ajak Warga Mandalika Ubah Sampah Jadi Emas
Minggu, 27 Maret 2022 | 08:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian BUMN bersama Pegadaian, Jasa Marga dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar program Bakti BUMN di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 25-27 Maret 2022.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan jiwa kepedulian pegawai BUMN terhadap masyarakat dan lingkungan, melalui keterlibatan aktif sebagai relawan dalam pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di masing-masing BUMN maupun lintas BUMN.

Program perdana di Mandalika ini, menjadi pembuka rangkaian pilot project Program Bakti BUMN yang diselenggarakan di tiga Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Mandalika, Sumba dan Danau Toba. Secara keseluruhan, 10 peserta terpilih dari BUMN di seluruh Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan pemilahan sampah yang mendatangkan manfaat lebih kepada masyarakat.
Baca Juga: Kementerian BUMN Dapatkan Penghargaan dari KPPU
Pelaksana tugas (Plt) Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Asdep TJSL) Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono, mengatakan para relawan terpilih dalam kegiatan ini akan meningkatkan engagement dan skill individu para peserta masing-masing, sekaligus turut memberikan wawasan dan ilmu baru kepada masyarakat sekitar.
"Kita berharap, setelah para relawan kembali ke BUMN masing-masing, mereka dapat semakin meningkatkan kinerjanya. Tidak hanya itu, kami juga berharap nantinya program TJSL dari BUMN masing-masing akan bisa dijalankan lebih baik lagi dan semakin memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," jelas Edi, di Mandalika, Lombok, Minggu (27/3/2022).
Baca Juga: Bentuk Brigade Madani, Holding Ultramikro Targetkan 5 Juta Nasabah Baru
Senada dengan Edi, Kepala Divisi CSR Pegadaian Rully Yusuf mengatakan, para relawan dapat membantu meningkatkan pemahaman warga sekitar akan pengelolaan sampah yang baik, sehingga bisa menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan serta sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari kegiatan memilah sampah di Bank Sampah Putri Nyale.
"Untuk itulah sosialisasi yang kami lakukan dimulai dari penanaman nilai, kebiasaan dan aturan dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menggunakan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terutama dalam mengelola sampah rumah tangga. Kehadiran bank sampah diharapkan dapat mendukung minat masyarakat dalam memilah sampah di rumah," ujar Rully.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




