ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkominfo Siap Berikan Pendampingan Kota Cerdas

Jumat, 22 April 2022 | 17:15 WIB
YP
FH
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FER
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. (Handout)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) siap memberikan pendampingan dan asistensi kepada pemerintah daerah (pemda) dalam mempercepat pembentukan kota cerdas atau smart city. Pendamping dan asistensi ini terkait pemanfaatan teknologi digital bagi pemerintah daerah di semua level.

Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saat menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan kota cerdas antara Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota Peserta Gerakan Menuju Smart City 2022, yang berlangsung virtual dari Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022).

"Infrastruktur TIK hulu berupa fiber optic di darat dan di laut di seluruh Indonesia, pembangunan fiberlink dan microwave link, penempatan satelit high throughput di angkasa kita, hingga pada pembangunan Base Transceiver Station yang menghadirkan layanan sinyal telekomunikasi dan akses internet. Sedangkan infrastruktur hilir seperti juga terkait dengan cloud computing di ICT infrastructure downstream, Internet of Thing (IoT), hingga Artificial Intelligent," kata Johnny.

Baca Juga: Kemenkominfo Pastikan Siaran TV Digital Paling Lambat 2 November 2022

ADVERTISEMENT

Menurut Johnny, pendampingan dan asistensi Kemenkominfo itu tidak cukup jika keinginan serta kebijakan pemimpin di pemerintah daerah belum optimal. Karena itu, Kemenkominfo mendorong penerapan kerangka kota cerdas yang komprehensif melalui enam pilar utama.

"Pertama adalah smart governance. Kedua, smart infrastructure upstream dan downstream. Downstream itu misalnya pusat data. Kemudian, yang ketiga smart economy termasuk e-commerce dan fintech. Keempat, smart living, kelima yakni smart people atau talent dan keenam adalah smart environment," beber Johnny G Plate.

Saat ini, kata Johnny G Plate, sudah banyak kota-kota di dunia yang berhasil menerapkan kerangka pengembangan kota cerdas sebagai solusi atas permasalahan urban yang mereka hadapi. Dia mencontohkan kota Jinan di Tiongkok yang telah meluncurkan Jinan Traffic Train.

Baca Juga: Kemenkominfo Fasilitasi UMKM Adopsi Teknologi Digital 4.0

"Jinan traffic sebagai ekosistem manajemen transportasi yang cerdas dan self-learning, sehingga mampu secara real-time mempengaruhi rambu lalu lintas, menganalisis secara rinci perilaku pengendara dan menilai kepadatan lalu lintas untuk kemudian bisa ditindaklanjuti dengan pengambilan kebijakan lalu lintas yang akurat dan tepat," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IKN Terima Hibah US$ 2,49 Juta dari AS

IKN Terima Hibah US$ 2,49 Juta dari AS

EKONOMI
Youth Town Hall 2025 Rumuskan Gagasan Menuju Kota Cerdas

Youth Town Hall 2025 Rumuskan Gagasan Menuju Kota Cerdas

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon