Presiden Baru Kenya William Ruto Bertekad Majukan Ekonomi
Kamis, 15 September 2022 | 11:56 WIB
Nairobi, Beritasatu.com- Presiden baru Kenya William Ruto bertekad untuk memajukan vitalitas ekonomi. Seperti dilaporkan Xinhua, Rabu (14/9/2022), Ruto juga ingin mengubah mengubah pegawai negeri sipil.
Tak hanya itu, mempromosikan integrasi regional, perdagangan, perdamaian dan stabilitas akan menjadi prioritas utama pemerintahan Ruto. Dia menyampaikan pidato resmi segera setelah dia dilantik sebagai presiden kelima Kenya di Nairobi, ibu kota Kenya.
Ruto berjanji akan mengabdikan hari-hari pertamanya di kantor untuk mengatasi pengangguran dan tekanan inflasi yang dihadapi warga.
"Kami berlabuh kampanye kami pada platform ekonomi yang didasarkan pada penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan rakyat dan kami akan bekerja keras pada langkah-langkah untuk menurunkan biaya hidup," katanya.
Ruto mengakui tekanan yang ditimbulkan oleh tingginya biaya makanan dan bahan bakar pada anggaran rumah tangga, menambahkan bahwa pemerintahannya telah membuat rencana untuk memasok petani dengan pupuk dan benih bersubsidi pada musim tanam Oktober dalam upaya untuk meningkatkan produksi bahan pokok utama.
Ruto dilantik pada upacara yang dihadiri oleh sejumlah presiden Afrika, perwakilan dari blok regional, diplomat dan elit politik lokal termasuk pejabat global.
Mantan wakil presiden mengambil alih kekuasaan dari Uhuru Kenyatta, pendahulunya yang memerintah Kenya selama hampir satu dekade dan diperkirakan akan mempelopori inisiatif perdamaian dan rekonsiliasi di seluruh wilayah saat pensiun.
Ruto mencatat bahwa kekeringan yang berkepanjangan juga telah memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memperburuk kerawanan pangan di negara itu, menambahkan bahwa pemerintahnya akan memobilisasi sumber daya untuk mempromosikan ketahanan iklim bagi masyarakat yang tinggal di rangelands.
Ruto mengatakan bahwa pemerintahannya akan memanfaatkan perpajakan yang bersahabat, penyediaan keterampilan teknis, dan kredit yang terjangkau dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang dipimpin oleh kaum muda.
Penghapusan peraturan yang memberatkan dan pemberian hibah negara juga akan dilakukan untuk memacu pertumbuhan start-up lokal, meningkatkan vitalitas ekonomi di akar rumput dan menciptakan lapangan kerja tambahan bagi kaum muda.
Ruto mengatakan pembentukan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pengembangan akan memastikan bahwa start-up lokal memiliki hak properti yang aman, akses ke keuangan dan lingkungan peraturan yang dapat diprediksi.
Ruto mengungkapkan bahwa pemerintahnya akan menggelar 250.000 unit rumah setiap tahun untuk membantu menciptakan lapangan kerja bagi kaum muda dan peluang bisnis bagi produsen bahan bangunan lokal.
"Memanfaatkan potensi penuh dari industri kulit, tekstil dan agro-proses lokal tidak hanya akan meningkatkan volume ekspor Kenya tetapi juga mengatasi pengangguran kaum muda," kata Ruto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




