Start-up Kripto Rekeningku Diguyur US$ 11 Juta
Kamis, 15 September 2022 | 13:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Platform pertukaran dan pasar kripto yang berbasis di Indonesia, Reku (Rekeningku.com), memperoleh pendanaan seri A senilai US$ 11 juta (Rp 163,8 miliar), dipimpin oleh AC Ventures (ACV), dengan partisipasi dari Coinbase Ventures dan Skystar Capital.
Start-up yang telah berdiri lebih dari lima tahun, yang menawarkan kepada penggunanya biaya terendah di pasar Indonesia ini akan menggunakan dana segar tersebut untuk menambah jumlah tim mereka. Reku berencana menambah 50 anggota tim baru, sehingga jumlah tim mereka mencapai 80 orang. Reku juga berencana meluncurkan inovasi baru untuk mengatasi masalah terbesar para investor kripto Indonesia, baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.
Meskipun putaran ini merupakan penggalangan dana institusional pertamanya, Reku menghasilkan nilai transaksi bruto senilai US$ 3 miliar pada 2021. Platform ini dibangun sepenuhnya secara in-house, dan telah disempurnakan dalam lima tahun terakhir dengan mempertimbangkan keamanan dan ketentuan maksimum, serta telah berkembang secara eksklusif dari mulut ke mulut. Pertukaran hanya menyediakan token yang bereputasi baik kepada para pengguna yang berarti token harus sangat kredibel dan memiliki likuiditas yang cukup untuk memberikan lapisan keamanan ekstra kepada pengguna di Reku.
Baca Juga: Investor Menanti Imbas The Merge Ethereum ke Aset Kripto
Lantaran Reku telah hadir di Indonesia selama beberapa tahun, tim pendiri telah diuntungkan dengan pengalaman seputar ekspansi dan resesi ekonomi. Reku telah mampu mengamati bagaimana pengguna kripto Indonesia berperilaku baik selama masa bullish dan bearish. Pengetahuan tentang siklus ini memungkinkan Reku untuk membangun platform yang telah teruji hingga dapat dengan cepat meningkatkan dan menanggung sentimen pasar apa pun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




