Kekerasan Geng Meningkat di Haiti, 2 Jurnalis Tewas
Sabtu, 29 April 2023 | 10:27 WIB
San Juan, Beritasatu.com— Dua jurnalis lokal tewas di Haiti selama beberapa minggu terakhir karena kekerasan geng yang merajalela mencengkeram ibu kota Port-au-Prince dan sekitarnya.
Komite Perlindungan Jurnalis mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Kamis bahwa reporter radio Dumesky Kersaint ditembak mati pada pertengahan April, sementara jurnalis Ricot Jean ditemukan tewas pada hari Selasa.
"Krisis keamanan di negara ini membuat jurnalis terus-menerus menghadapi risiko kekerasan ekstrem. Merupakan tanggung jawab pihak berwenang untuk memastikan wartawan dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa takut akan kekerasan," kata Carlos Martínez de la Serna, direktur program CPJ, Jumat (28/4/2023).
Asosiasi Nasional Media Haiti juga mengutuk pembunuhan tersebut, menambahkan bahwa "iklim kekerasan yang ditoleransi dan memicu" menyebabkan kematian Kersaint. Dia adalah seorang jurnalis online untuk Radio Tele INUREP, menurut laporan media lokal.
Sementara itu, surat kabar Haiti Le Nouvelliste melaporkan bahwa Jean diculik pada hari Senin dan jenazahnya ditemukan keesokan harinya. Jean bekerja untuk Radio-Tele Evolution Inter, katanya.
Setidaknya sembilan jurnalis tewas di Haiti tahun lalu, tahun paling mematikan bagi jurnalisme Haiti dalam sejarah baru-baru ini, menurut UNESCO.
Secara keseluruhan, setidaknya 21 jurnalis tewas dari tahun 2000 hingga 2022 di Haiti, kata organisasi itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




