ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kim Jong Un Janji Hidup Indah bagi Keluarga Tentara Gugur di Ukraina

Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:12 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Kim Jong Un (kanan) saat bertemu dengan keluarga tentara Korea Utara yang gugur saat berperang membantu Rusia di Ukraina.
Kim Jong Un (kanan) saat bertemu dengan keluarga tentara Korea Utara yang gugur saat berperang membantu Rusia di Ukraina. (KCNA/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, berjanji memberikan “kehidupan indah” bagi keluarga para prajurit Korea Utara yang gugur saat berperang membantu Rusia di Ukraina. Janji itu disampaikan pada Sabtu (30/8/2025) dalam pertemuan khusus dengan keluarga para tentara, seperti dilaporkan media pemerintah KCNA, Minggu (31/8/2025).

Dalam acara penuh emosi itu, Kim Jong Un menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus penyesalan karena tidak bisa menyelamatkan nyawa para tentara. “Mereka adalah orang paling tangguh, patriotik, dan adil di dunia,” ucapnya, dikutip KCNA. 

Ia menambahkan, keberanian para prajurit tidak terlepas dari kekuatan yang diberikan keluarga mereka. Kim Jong Un mengatakan seluruh tentara Korea Utara tidak pernah menulis surat kepadanya. Hanya saja ia merasa ada satu hal yang perlu ia jaga untuk tentara-tentara Korea Utara yang berperang di Ukraina. 

"Saya percaya mereka telah menitipkan keluarga mereka, termasuk anak-anak tercinta, kepada saya,” lanjut Kim. 

ADVERTISEMENT

Ia pun menegaskan bahwa negara akan memastikan keluarga para martir itu mendapatkan kehidupan indah di tanah air yang mereka bela dengan pengorbanan jiwa. Televisi nasional Korut bahkan menayangkan momen Kim Jong Un membungkuk dalam-dalam di hadapan keluarga prajurit yang hadir. Gestur itu jarang diperlihatkan pemimpin Korut, menandai penghormatan khusus terhadap para korban.

Pertemuan ini juga menjadi pengakuan terbaru terkait kerugian besar pasukan Korut di wilayah Kursk, Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina. Pada April 2025 lalu, Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya mengakui keterlibatan tentara Korut dalam pertempuran tersebut, setelah berbulan-bulan bungkam.

Televisi Korut pada Sabtu turut menayangkan film dokumenter berdurasi 25 menit tentang “Operasi Pembebasan Kursk,” yang menggambarkan pasukan Korut ikut mengusir tentara Ukraina. Reuters tidak dapat memverifikasi keaslian rekaman tersebut.

Keputusan Kim Jong Un mengirim pasukan ke Rusia disebut diambil sejak Agustus tahun lalu, dua bulan setelah ia menandatangani perjanjian keamanan dan pakta pertahanan bersama dengan Putin. Kini, keduanya dijadwalkan bertemu lagi di China pekan depan dalam parade militer memperingati penyerahan Jepang pada Perang Dunia II.

Meski begitu, jumlah pasti korban pasukan Korut masih simpang siur. Badan intelijen Korea Selatan memperkirakan 600 tentara Korut tewas dari 15.000 yang dikerahkan. Namun, intelijen Barat menyebut angka sebenarnya bisa lebih dari 6.000 jiwa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Xi Jinping ke Korea Utara, Ada Apa di Balik Lawatan Ini?

Xi Jinping ke Korea Utara, Ada Apa di Balik Lawatan Ini?

INTERNASIONAL
Kim Jong Un: Korea Utara Kembangkan Senjata Bawah Air Rahasia

Kim Jong Un: Korea Utara Kembangkan Senjata Bawah Air Rahasia

INTERNASIONAL
Xi Jinping Diprediksi Bahas Akses Sungai Tumen Saat ke Korea Utara

Xi Jinping Diprediksi Bahas Akses Sungai Tumen Saat ke Korea Utara

INTERNASIONAL
Asia Timur Memanas, Kim Jong Un Buat Benteng Pertahanan Tak Tertembus

Asia Timur Memanas, Kim Jong Un Buat Benteng Pertahanan Tak Tertembus

INTERNASIONAL
Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Korsel dan Jepang Waspada

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Korsel dan Jepang Waspada

INTERNASIONAL
Lawan Hegemoni AS, Kim Jong Un dan China Sepakat Perkuat Aliansi

Lawan Hegemoni AS, Kim Jong Un dan China Sepakat Perkuat Aliansi

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon