ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Topan Ragasa Tewaskan 3 Orang di Filipina, Kini Ancam Hong Kong

Selasa, 23 September 2025 | 11:32 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Anggota regu penyelamat Filipina mengevakuasi seorang anak ke tempat yang lebih aman saat Topan Ragasa menghantam Santa Ana, Provinsi Cagayan, Filipina utara, Senin, 22 September 2025.
Anggota regu penyelamat Filipina mengevakuasi seorang anak ke tempat yang lebih aman saat Topan Ragasa menghantam Santa Ana, Provinsi Cagayan, Filipina utara, Senin, 22 September 2025. (AP/AP)

Hong Kong, Beritasatu.com –  Topan Ragasa, badai tropis terkuat di dunia tahun ini, bergerak menuju Hong Kong dengan kecepatan angin hingga 220 km/jam. Otoritas setempat memperingatkan bahwa badai ini bisa menjadi salah satu yang paling merusak dalam sejarah terbaru kota tersebut.

Pemerintah Hong Kong telah menutup sekolah dan membatalkan ratusan penerbangan pada Selasa (23/9). Maskapai Cathay Pacific dan Singapore Airlines termasuk di antara yang membatalkan jadwal penerbangan. Observatorium Hong Kong juga mengumumkan akan mengeluarkan peringatan topan tingkat T8, level peringatan tertinggi ketiga, pada pukul 14.20 waktu setempat, yang berarti bisnis dan layanan transportasi akan ditangguhkan.

Sebelum mencapai Hong Kong, Topan Ragasa lebih dahulu melanda Filipina utara dan menewaskan sedikitnya tiga orang.

ADVERTISEMENT

Seorang pria berusia 74 tahun meninggal saat dilarikan ke rumah sakit setelah terjebak di dalam kendaraan yang tertimbun lumpur, bebatuan, dan pepohonan di kota pegunungan Tuba, Provinsi Benguet. Dua korban lainnya adalah warga di Kota Calayan, gugusan pulau di utara Provinsi Cagayan, tempat badai dahsyat itu pertama kali mendarat.

Ribuan penduduk Filipina terpaksa mengungsi ke sekolah-sekolah dan pusat evakuasi untuk menghindari dampak badai.

Topan Ragasa kini melintasi Laut China Selatan menuju Hong Kong. Warga di kota yang kerap dilanda badai tropis itu diminta tetap waspada, dengan peringatan bahwa kekuatan Ragasa bisa menyaingi Topan Mangkhut pada 2018 lalu.

Di China daratan, otoritas telah memerintahkan penutupan sekolah dan bisnis di sedikitnya 10 kota sebagai langkah antisipasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Korban Tewas Topan Bualoi di Filipina Bertambah Jadi 26 Orang

Korban Tewas Topan Bualoi di Filipina Bertambah Jadi 26 Orang

INTERNASIONAL
Mengapa Topan Ragasa Disebut Badai Terkuat Dunia pada 2025?

Mengapa Topan Ragasa Disebut Badai Terkuat Dunia pada 2025?

INTERNASIONAL
BMKG: Topan Ragasa Melemah, Pergerakan Menjauhi Indonesia

BMKG: Topan Ragasa Melemah, Pergerakan Menjauhi Indonesia

OTOTEKNO
Topan Super Ragasa Terjang Filipina, 10.000 Warga Mengungsi

Topan Super Ragasa Terjang Filipina, 10.000 Warga Mengungsi

INTERNASIONAL
Topan Ragasa Hantam Hong Kong: Bandara Ditutup,, Warga Borong Makanan

Topan Ragasa Hantam Hong Kong: Bandara Ditutup,, Warga Borong Makanan

INTERNASIONAL
Demo Antikorupsi di Filipina Ricuh , Ratusan Ditangkap Termasuk Anak

Demo Antikorupsi di Filipina Ricuh , Ratusan Ditangkap Termasuk Anak

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon