Prabowo: AI Bantu Indonesia Capai Swasembada Beras dan Jagung
Minggu, 2 November 2025 | 09:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini berperan besar dalam mendorong Indonesia menuju swasembada pangan, khususnya pada komoditas beras dan jagung, hanya dalam waktu 1 tahun.
Dalam pidatonya di APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM), bagian dari rangkaian KTT APEC 2025 yang digelar di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu (1/11/2025), Prabowo mengungkapkan penerapan teknologi modern di sektor pertanian telah menunjukkan hasil yang signifikan.
“Semula target awal kita adalah swasembada selama 4 tahun, tetapi penggunaan teknologi tinggi, pertanian presisi, dan AI telah memungkinkan kita untuk meningkatkan produksi hingga ke tingkat tertinggi dalam sejarah Indonesia,” ujar Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu (2/11/2025).
Prabowo menjelaskan, AI dan teknologi tinggi memungkinkan pemerintah mengoptimalkan setiap tahap proses pertanian, mulai dari pengelolaan lahan, prediksi cuaca, hingga distribusi hasil panen. Hasilnya, produktivitas nasional meningkat pesat dan ketahanan pangan semakin kuat.
Lebih lanjut, mantan menteri pertahanan itu menegaskan, pemanfaatan AI bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan kelaparan di Tanah Air.
“Seperti yang kita ketahui, kita sedang memasuki era baru yang ditandai oleh kemajuan teknologi tinggi, khususnya AI. Kita juga memahami bahwa kita harus menghadapi tantangan yang dibawa oleh perubahan demografi,” kata Prabowo Subianto.
Dalam konteks pembangunan nasional, Prabowo menyebut pengentasan kemiskinan dan kelaparan sebagai dua prioritas utama pemerintah saat ini. Ia meyakini, dengan penerapan AI di sektor pertanian, Indonesia dapat mempercepat pencapaian target-target pembangunan tersebut.
“Tugas paling mendesak bagi Indonesia adalah mengatasi kemiskinan dan kelaparan sesegera mungkin. Kami sedang memusatkan seluruh upaya untuk hal ini. Karena itu, kami percaya bahwa kami dapat memperoleh manfaat besar dari penggunaan AI,” tegas Prabowo.
Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk tidak hanya mencapai swasembada beras dan jagung, tetapi juga membangun ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia, Prabowo Subianto optimistis Indonesia bisa menjadi model sukses di kawasan Asia dalam transformasi pertanian digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




