Kronologi Pemulangan Norida WN Malaysia Usai Hidup Susah di Indonesia
Senin, 16 Februari 2026 | 17:11 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Pemerintah Malaysia memulangkan warganya, Norida Akmal Ayob bersama kedua anaknya setelah diketahui hidup dalam kondisi serba kekurangan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Informasi tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah melalui unggahan di akun Facebook miliknya.
“Selama 18 tahun hidup terpisah dari keluarganya setelah pernikahannya tidak berlangsung lama, Norida harus menjalani hidup sendiri dalam kemiskinan,” kata Shamsul Anuar Nasarah, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, setelah berpisah dari sang suami yang menikah lagi, Norida harus bekerja keras demi menghidupi anak-anaknya. Ia bekerja sebagai tukang sapu untuk menyambung hidup.
“Perpisahan itu terjadi karena suaminya menikah lagi. Untuk mencari rezeki, Norida bekerja sebagai tukang sapu,” ujarnya.
Shamsul Anuar menjelaskan, Norida memiliki dua orang anak dengan status kewarganegaraan berbeda. Anak pertamanya, Nur Fateen Akmadiana, lahir di Malaysia dan berstatus warga negara Malaysia.
Sementara anak keduanya, Muhammad Sabani Daniel, merupakan warga negara Indonesia.
“Kedua anak tersebut telah dibawa pulang ke Malaysia,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pemulangan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga Norida yang berada di Bukit Sapi, Lenggong, Malaysia.
Untuk memfasilitasi kepulangan tersebut, pemerintah Malaysia bekerja sama dengan Wisma Putra, Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Departemen Imigrasi Malaysia, serta otoritas Imigrasi Indonesia.
“Saya telah mengutus tim yang diketuai Datuk Dazma Shah Daud ke Lombok bersama sekretaris pribadi saya untuk membawa mereka pulang ke Malaysia,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, Norida kini telah selamat tiba di Malaysia. Saya bersama istri, keluarga Norida, serta perwakilan pemerintah menyambut kedatangannya di Bandara KLIA 2,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




