Berhemat, Pemerintah Malaysia Batalkan Open House pada Lebaran 2026
Jumat, 13 Maret 2026 | 22:15 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Pemerintah Malaysia memutuskan tidak menggelar open house atau acara halal bihalal Hari Raya Idulfitri tahun ini di seluruh kementerian, lembaga, serta perusahaan milik negara (GLC). Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah penghematan di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat kabinet. Langkah ini juga dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan moderat.
“Sebagai tanda bahwa kepemimpinan harus mulai mengambil langkah yang lebih positif, saya bersama kabinet hari ini memutuskan bahwa semua lembaga pemerintah dan GLIC (perusahaan investasi milik pemerintah) tidak akan menyelenggarakan acara open house,” kata Anwar, dilansir dari Bernama, Kamis (12/3/2026).
Menurut Anwar, sejumlah pihak sempat mempertanyakan alasan pemerintah tetap melakukan penghematan meskipun kondisi ekonomi masih relatif terkendali dan pasokan kebutuhan pokok seperti minyak dan gas masih mencukupi.
“Sebagian orang bertanya, jika situasi masih terkendali dan harga serta pasokan kebutuhan pokok seperti minyak dan gas masih mencukupi, mengapa kita perlu berhati-hati dan berhemat?” ujarnya.
Anwar menegaskan langkah tersebut merupakan tindakan pencegahan agar negara tidak menghadapi situasi ekonomi yang lebih berat di kemudian hari.
“Saya katakan ini adalah langkah yang bijaksana agar kita tidak terjebak dalam situasi yang lebih parah nanti. Lebih baik kita mengambil pendekatan yang moderat dan lebih bertanggung jawab,” ucap Anwar.
Selain membatalkan open house Idulfitri, pemerintah Malaysia juga membatasi perjalanan dinas luar negeri bagi para menteri dan pejabat pemerintahan. Kunjungan luar negeri hanya diperbolehkan untuk agenda yang sudah dijadwalkan sebelumnya atau yang bersifat wajib.
Anwar menambahkan pemerintah akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dan menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




