ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Meradang, AS Siap Cegat Kapal yang Bayar Iran di Selat Hormuz

Kamis, 23 April 2026 | 17:48 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (AP Photo/Jose Louis Magana)

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengancam akan mencegat kapal-kapal yang membayar biaya kepada Iran untuk melintasi Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Ancaman tersebut disampaikan Trump pada Minggu (12/4/2026) melalui unggahan daring. Ia menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk bertindak tegas terhadap kapal yang membayar pungutan kepada Iran.

“Saya telah menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar bea kepada Iran. Tidak seorang pun yang membayar bea ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas,” tulis Trump.

ADVERTISEMENT

Kebijakan tersebut muncul di tengah laporan bahwa Iran berencana mengenakan biaya transit sekitar US$ 2 juta per kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

Pengiriman komersial melalui selat tersebut dilaporkan mengalami gangguan signifikan sejak konflik meningkat. Situasi ini memicu kekhawatiran global terkait kelancaran distribusi minyak dan gas.

Beberapa hari sebelum ancaman tersebut, Trump sempat mengusulkan kemungkinan kerja sama antara AS dan Iran dalam pengelolaan jalur tersebut sebagai usaha patungan.

Pada sisi lain, militer AS kini menjalankan operasi blokade terhadap kapal-kapal yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran.

Namun, data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah kapal yang terkait dengan Iran masih mampu melintasi jalur tersebut meskipun ada pembatasan.

Sementara itu, dari pihak Iran, wakil ketua parlemen menyatakan pendapatan pertama dari pungutan tol di Selat Hormuz telah disetorkan ke bank sentral negara tersebut.

Perkembangan ini menunjukkan meningkatnya tensi antara kedua negara, dengan Selat Hormuz kembali menjadi titik krusial dalam konflik yang berdampak pada stabilitas ekonomi global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

INTERNASIONAL
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon