ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Untuk Multi-Varian Baru, Gamaleya Kembangkan Vaksin Covid-19 Lanjutan

Minggu, 14 Februari 2021 | 20:21 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Paket kiriman pertama vaksin Sputnik V Rusia dibongkar di bandara Imam Khomeini di ibu kota Iran, Teheran pada Kamis (4/2/2021).
Paket kiriman pertama vaksin Sputnik V Rusia dibongkar di bandara Imam Khomeini di ibu kota Iran, Teheran pada Kamis (4/2/2021). (AFP/Saeed KAARI)

Moskwa, Beritasatu.com- Institut Gamaleya kini sedang mengembangkan vaksin lanjutan yang lebih ampuh untuk mengalahkan multi-varian baru Covid-19. Produsen vaksin Sputnik V itu berharap vaksin lanjutan dapat diperbarui dengan cepat untuk mengatasi mutasi baru.

Seperti dilaporkan RT, Jumat (12/2), Gamaleya menyatakan pihaknya sedang mengerjakan teknologi yang akan mengarah pada serangan efektif terhadap beberapa varian virus corona.

Varian Covid-19 yang berlipat ganda, yang bisa menjadi kebal terhadap vaksin saat ini dan memperpanjang pandemi lebih jauh. Hingga kini, varian baru ini menjadi sumber perhatian utama bagi pemerintah dan petugas medis di seluruh dunia.

Tetapi solusi untuk masalah varian baru Covid-19 mungkin akan segera terjadi, setelah direktur Institut Gamaleya, Alexander Gintsburg, mengungkapkan target bahwa badan penelitian yang berbasis di Moskwa itu.

ADVERTISEMENT

"Kami telah mengembangkan teknologi yang memungkinkan untuk dengan cepat dan efisien membuat agen vaksin yang akan memasukkan antigen bukan dari satu, tetapi dua, tiga, empat atau lima varian virus corona yang berbeda," ujarnya.

Dalam wawancara dengan saluran Rossiya 24, menurut Gintsburg, vaksin semacam itu harus dapat memberikan kekebalan dari semua jenis virus corona yang dapat mengancam suatu populasi pada waktu tertentu.

Sejauh ini, kata Gintsburg, semua mutasi yang diketahui tampaknya ditutupi oleh vaksin, tetapi itu mungkin berubah karena  RNA virus seperti Covid-19 adalah objek yang paling cepat berubah di dunia.

"Vaksin multi-varian Rusia saat ini sedang dalam tahap penelitian, dengan uji klinis dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun. Vaksin jadi kemungkinan akan tersedia untuk pelanggan pada tahun 2022," ujar Gintsburg.

Banyak jenis virus corona telah ditemukan oleh para ilmuwan, tetapi tiga di antaranya menyebabkan kekhawatiran paling besar. Varian yang disebut Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil telah menunjukkan banyak perubahan dalam protein lonjakannya, yang membuat virus menempel pada sel manusia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

LIFESTYLE
Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon