ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Inggris Akan Kirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

Jumat, 1 April 2022 | 09:57 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina mencoba persenjataan baru, termasuk sistem anti-tank NLAW dan peluncur granat antitank portabel lainnya, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina.
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina mencoba persenjataan baru, termasuk sistem anti-tank NLAW dan peluncur granat antitank portabel lainnya, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina. (AFP/Genya Savilov)

London, Beritasatu.com- Inggris mengirim lebih banyak senjata mematikan ke Ukraina untuk menghadapi invasi Rusia. Seperti dilaporkan RT, Kamis (31/3/2022), Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan pengiriman terbaru termasuk artileri, amunisi, dan rudal anti-pesawat.

Pada Kamis (31/3), Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa Inggris dan sejumlah negara [lain] mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina dalam upaya untuk menahan militer Rusia. Inggris telah mengirim ribuan rudal antitank ke negara yang dilanda perang itu.

"Akan ada lebih banyak bantuan mematikan yang masuk ke Ukraina sebagai akibat dari hari ini. Sejumlah negara telah maju baik dengan ide-ide baru atau memang lebih banyak janji uang," kata Wallace kepada wartawan setelah konferensi donor di London yang bertujuan untuk meningkatkan pengiriman senjata ke Kyiv.

Wallace mengatakan bahwa logistik senjata terbaru Inggris akan mencakup artileri jarak jauh, amunisi, dan rudal anti-udara.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: PM Johnson: Inggris Tidak Coba Singkirkan Putin dari Rusia

Inggris telah menyumbangkan lebih dari 4.000 senjata antitank NLAW ke Ukraina, dengan biaya 20.000 pound sterling (US$26.300 atau Rp 379 juta) per unit sekali pakai.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan kepada kabinetnya bahwa dia ingin mengirim senjata "lebih mematikan" ke Kiev, yang dilaporkan menyebutkan artileri, rudal anti-kapal, dan sistem pertahanan udara yang lebih canggih.

Tidak jelas apakah sistem pertahanan udara yang disebutkan oleh Johnson dan Wallace akan menjadi rudal yang ditembakkan dari bahu, seperti unit Stinger yang sudah dikirim oleh beberapa negara NATO, atau baterai rudal yang dipasang di kendaraan yang lebih besar.

Baca Juga: Sanksi Inggris Bisa Dicabut jika Rusia Mundur dari Ukraina

Mengirim yang terakhir ke Ukraina akan menimbulkan masalah tersendiri, karena Rusia telah menyatakan konvoi peralatan militer sebagai "target yang sah" sekali di wilayah Ukraina.

Efektivitas senjata yang sudah dikirim oleh Inggris diperdebatkan dengan hangat. Pemerintah Ukraina mengklaim telah menghancurkan jauh lebih banyak peralatan Rusia daripada yang hilang dari catatan Moskwa. Sementara pemerintah Rusia menyatakan bahwa operasi militernya berjalan sesuai rencana.

Pasukan Rusia telah berhasil mengikat pasukan Ukraina di dekat Kyiv, dan sekarang ditarik untuk berkonsentrasi pada "tahap akhir operasi" – mengalahkan militer Ukraina di wilayah Donbass, Moskwa bersikeras pada Rabu.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Inggris Kerahkan Kapal Tempur untuk Amankan Selat Hormuz

Inggris Kerahkan Kapal Tempur untuk Amankan Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Prancis dan Inggris Bahas Selat Hormuz Tanpa AS

Prancis dan Inggris Bahas Selat Hormuz Tanpa AS

INTERNASIONAL
Inggris Siapkan Misi Militer untuk Buka Selat Hormuz

Inggris Siapkan Misi Militer untuk Buka Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Inggris Desak Gencatan Senjata AS-Iran Segera Diperluas ke Lebanon

Inggris Desak Gencatan Senjata AS-Iran Segera Diperluas ke Lebanon

INTERNASIONAL
Inggris dan Yogyakarta Perkuat Kawasan Mobilitas Rendah Karbon

Inggris dan Yogyakarta Perkuat Kawasan Mobilitas Rendah Karbon

NUSANTARA
Tuchel Tetap Tenang meski Inggris Dipermalukan Jepang di Wembley

Tuchel Tetap Tenang meski Inggris Dipermalukan Jepang di Wembley

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon