ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Indramayu, 1 Kampung Terisolasi

Jumat, 5 Desember 2025 | 17:37 WIB
AS
IC
Penulis: Andrian Supendi | Editor: CAH
Warga Blok Empang melintasi banjir rob yang merendam permukiman di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025). Kawasan ini menjadi salah satu titik terparah dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Warga Blok Empang melintasi banjir rob yang merendam permukiman di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025). Kawasan ini menjadi salah satu titik terparah dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. (Beritasatu.com/Andrian Supendi)

Indramayu, Beritasatu.com – Banjir rob kembali melanda kawasan pesisir Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025). Ribuan rumah dan jalan desa terendam, membuat aktivitas masyarakat ikut tersendat.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada Jumat sore, genangan air yang cukup tinggi di sepanjang jalan desa membuat para pengendara harus menurunkan kecepatan. Tak sedikit sepeda motor mogok setelah nekat menerobos genangan yang dalam.

Kondisi terparah terjadi di Blok Empang. Di kampung ini, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, sementara genangan di dalam rumah warga berada di kisaran 80 sentimeter. Warga yang terisolasi hanya mengandalkan satu unit perahu karet bantuan dari BPBD untuk keluar-masuk kawasan pemukiman, sehingga mereka harus bergantian menunggu giliran untuk beraktivitas.

ADVERTISEMENT

Warga Blok Empang, Sumarni (48), menyampaikan wilayah tempat tinggalnya hampir tak pernah kering karena banjir rob terjadi setiap hari. Ia menyebut air hanya surut sebentar lalu kembali naik, sehingga aktivitas warga sangat terganggu.

“Di Blok Empang ini setiap hari dan malam selalu terendam. Kalau surut sebentar, air datang lagi. Tidak pernah benar-benar kering,” ujarnya.

Sumarni mengungkapkan, warga yang hendak beraktivitas atau membeli kebutuhan harus menggunakan perahu. Jika berjalan kaki, ketinggian air dapat mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut membuat banyak rumah akhirnya ditinggalkan pemiliknya karena mereka kelelahan menghadapi banjir yang terus berulang.

“Kalau tidak ada perahu kami terpaksa jalan kaki, air sampai sepinggang. Banyak yang pindah karena capek, mau beli kebutuhan saja susah,” ungkapnya.

Sumarni menyebut sejumlah warga sudah pindah sejak tahun lalu, baik dengan mengontrak maupun membeli rumah baru. Namun, ia masih bertahan karena keterbatasan biaya. Ia berharap pemerintah dapat memindahkan tempat tinggal mereka ke lokasi yang lebih aman.

“Saya tetap tinggal di sini karena tidak punya biaya untuk pindah. Saya berharap pemerintah bisa memindahkan rumah kami,” harapnya.

Sementara itu, aparat Desa Eretan Wetan, Nanto Budianto, mengatakan hampir seluruh wilayah desa terdampak banjir rob. Pemerintah desa bersama BPBD, TNI, Polri, dan dinas terkait telah meninjau seluruh titik banjir serta menyiapkan perahu karet untuk proses evakuasi jika dibutuhkan.

“Hampir seluruh wilayah Eretan Wetan terdampak. Kami bersama Brimob, Babinsa, Babinkamtibmas, BPBD, dan dinas lainnya sudah turun ke lapangan dan menyiapkan perahu karet untuk antisipasi evakuasi,” katanya.

Ia menyebut, air sempat mengalami pasang cukup tinggi, tetapi kini perlahan surut meski masih berpotensi kembali naik pada pagi hari. 

Nanto memastikan hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Namun pemerintah desa telah menyiapkan lokasi evakuasi di kantor desa dan kantor Koramil serta mengantisipasi pembukaan dapur umum jika ketinggian air kembali meningkat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bertahan Sendiri di Kampung Tenggelam, Siti Melawan Rob

Bertahan Sendiri di Kampung Tenggelam, Siti Melawan Rob

JAWA TENGAH
Jalur Pantura Demak-Semarang Banjir Rob, Kendaraan Terjebak Berjam-jam

Jalur Pantura Demak-Semarang Banjir Rob, Kendaraan Terjebak Berjam-jam

JAWA TENGAH
Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

NUSANTARA
AHY Wanti-wanti Kerugian Rp 6.396 T Jika Giant Sea Wall Tertunda

AHY Wanti-wanti Kerugian Rp 6.396 T Jika Giant Sea Wall Tertunda

EKONOMI
Daftar Wilayah Jakarta Potensi Dihantam Banjir Rob hingga 8 Mei 2026

Daftar Wilayah Jakarta Potensi Dihantam Banjir Rob hingga 8 Mei 2026

JAKARTA
BMKG Prediksi Surabaya akan Diterjang Banjir Rob Mei 2026

BMKG Prediksi Surabaya akan Diterjang Banjir Rob Mei 2026

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon