Sumur Minyak Blora Padam, Warga Diminta Bertahan di Pengungsian
Minggu, 24 Agustus 2025 | 09:44 WIB
Blora, Beritasatu.com – Kebakaran sumur minyak ilegal di Blora, Jawa Tengah, akhirnya padam pada Sabtu (24/8/2025) malam. Meski begitu, petugas gabungan masih melakukan pengecekan berkala, sementara sejumlah warga tetap diminta bertahan di posko pengungsian.
Hingga Minggu (24/8/2025), beberapa unit pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi kejadian di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi munculnya api atau gas berbahaya dari sumur minyak ilegal.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Triyono, menegaskan, masyarakat belum diperbolehkan mendekati lokasi. Petugas bersama tim ahli dari Pertamina masih terus melakukan pemantauan.
“Untuk saat ini warga dilarang mendekat karena masih dalam tahap pemantauan sumur dan pengecekan,” ujar Agung Triyono, Minggu (24/8/2025).
Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus kebakaran minyak ilegal tersebut. Hingga kini, sebanyak 18 orang telah dimintai keterangan, mulai dari masyarakat, perangkat desa, hingga saksi ahli.
“Total ada 18 saksi. Belum ada tersangka, sementara masih pendalaman terkait peran mereka. Bukan tidak mungkin jumlah saksi akan bertambah,” ungkap Kasi Humas Polres Blora, AKP Gembong Widodo.
Dengan kondisi yang belum sepenuhnya aman, warga masih diminta bertahan di posko pengungsian. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko paparan gas berbahaya yang mungkin masih keluar dari sumur minyak ilegal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




