Libur Imlek 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani 196.177 Penumpang
Senin, 16 Februari 2026 | 13:16 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode libur Imlek 2026. Dalam masa angkut lima hari, 13–17 Februari 2026, sebanyak 196.177 penumpang memadati stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.
Dari total tersebut, tercatat 98.539 penumpang berangkat dan 97.400 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah operasional Daop 8 Surabaya. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir pada malam hari.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun terpadat selama libur Imlek.
“Stasiun Surabaya Gubeng masih menjadi stasiun dengan volume tertinggi, rata-rata sekitar 13.000 penumpang naik dan turun setiap harinya,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Secara keseluruhan, pergerakan penumpang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah Daop 8 Surabaya selama periode tersebut mencapai 196.177 pelanggan.
Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama libur panjang, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 55 perjalanan kereta api per hari dengan total kapasitas sekitar 29.000 tempat duduk setiap harinya.
Selain itu, Daop 8 juga menyiagakan empat kereta tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang, yakni Kereta Api Anjasmoro, Kereta Api Sembrani Tambahan, Kereta Api Sancaka, dan Kereta Api Gajayana Tambahan.
Adapun rute favorit pelanggan pada momen libur Imlek kali ini meliputi tujuan Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, hingga Ketapang Banyuwangi.
PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan operasional berjalan lancar dan terus memantau pergerakan penumpang guna memberikan pelayanan optimal selama periode libur panjang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




