Kiat Menjaga Kesehatan untuk Petugas KPPS Supaya Tidak Cepat Tumbang
Kamis, 15 Februari 2024 | 20:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada Pemilu 2024 di sejumlah daerah di Indonesia tumbang. Bahkan di antaranya ada yang sampai meninggal dunia, diduga akibat kelelahan.
Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari dr Ngabila Salama MKM mengatakan, ketika ditugaskan menjadi petugas KPPS sebaiknya peka terhadap kesehatan diri sendiri. Mendeteksi dini adalah salah satu kuncinya, guna mengetahui kondisi kesehatan terakhir saat sedang bertugas.
"Pemilu sudah berlalu, deteksi dini adalah kunci. Untuk petugas KPPS, panitia Pemilu, caleg, timses, simpatisan (diharapkan) lebih peka dengan keluhan kesehatan masing-masing,” kata Ngabila dikutip dari Antara, Kamis (15/2/2024).
Kemudian ia menganjurkan, untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar masyarakat, khususnya para petugas KPPS, caleg, dan timses dapat terhindar dari gejala masalah kesehatan fisik yang mungkin terjadi pasca pemilu.
“Coba lah cek kesehatan rutin. Pakai masker di keramaian, rajin mencuci tangan, mengonsumsi vitamin D3 dan vitamin C secara oral (minum) atau injeksi (injeksi atas saran dokter) agar kondisi badan fit, imunitas terjaga,” terangnya.
Ngabila juga menganjurkan, para petugas KPPS agar menerapkan pola hidup sehat yang cerdik. Pola hidup sehat ini meliputi tidak merokok, melakukan aktivitas fisik selama 30 menit sehari, makan sayur dan buah sebanyak 3-5 porsi sehari, serta membatasi konsumsi gula, garam, lemak dan minuman tinggi gula (seperti minuman berenergi, kemasan, dan soda).
Terpenting, kata Ngabila, tidak lupa untuk tidur yang cukup minimal 7 jam dalam 24 jam. Kemudian jika terpaksa begadang, sempatkan tidur di siang hari).
"Hindari juga stres berlebih dengan berempati dan tetap menjaga kerja sama tim dengan baik, agar proporsi pekerjaan dapat seimbang," ujarnya.
Sementara itu, bagi seseorang yang memiliki penyakit kronis, pastikan untuk mengecek kesehatan di Puskesmas atau klinik terdekat. Begitu juga dengan pasien yang mengalami masalah kesehatan ringan pasca pemilu, seperti batuk dan pilek untuk segera datang berobat ke dokter agar mendapat penanganan segera.
Tidak hanya masalah kesehatan fisik, anggota KPPS, caleg, maupun timses juga dapat mengalami masalah kesehatan mental. Terlebih, durasi pemilu yang cukup panjang sebab dikhawatirkan dapat membuat mereka mengalami kelelahan mental hingga depresi.
“(Gangguan) kesehatan mental ada yang berat dan ringan. Kalau yang ringan, biasanya konsultasi online dengan psikolog, psikiater, atau poli rawat jalan saja itu cukup,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




