ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Setelah Inggris, Kanye West Dilarang Masuk ke Prancis?

Rabu, 15 April 2026 | 21:00 WIB
AM
RA
Penulis: Aura Ramadhani Marsono | Editor: RP
Kanye West
Kanye West (AP Photo/AP)

Paris, Beritasatu.com – Pemerintah Prancis mulai mempertimbangkan aturan untuk melarang penyanyi rap terkenal asal Amerika, Kanye West untuk masuk ke wilayahnya, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul polemik yang berujung pada pembatalan festival musik besar Wireless Festival 2026 di Inggris karena Kanye dilarang masuk ke wilayah Inggris. 

Mengutip Le Monde, Rabu (15/4/2026), Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, mengonfirmasi pihaknya tengah mengkaji opsi hukum untuk mencegah musisi tersebut tampil di Orange Vélodrome, Marseille, pada 11 Juli 2026.

Kontroversi bermula ketika Kanye West diumumkan sebagai penampil utama dalam gelaran Wireless Festival 2026. Keputusan tersebut memicu gelombang penolakan publik serta tekanan politik.

ADVERTISEMENT

Sorotan publik muncul akibat rekam jejak pernyataan antisemitisme Kanye West. Ia sebelumnya sempat menyebut dirinya sebagai Nazi serta merilis lagu berjudul “Heil Hitler” pada 2025, yang memicu kecaman luas dan penarikan dukungan dari berbagai pihak.

Tekanan tersebut membuat Kementerian Dalam Negeri Inggris pada 7 April 2026 mengambil langkah tegas dengan melarang mantan suami Kim Kardashian itu masuk ke wilayahnya. Akibatnya, seluruh rangkaian acara konser Wireless Festival 2026 di Inggris resmi dibatalkan.

Sementara Di Prancis, penolakan juga datang dari pemerintah daerah. Wali Kota Marseille, Benoît Payan, secara terbuka menolak rencana konser tersebut.

“Saya menolak membiarkan Marseille menjadi ajang bagi mereka yang mempromosikan kebencian dan Nazisme tanpa penyesalan,” tegas Payan.

“Kanye West tidak diterima di Vélodrome, kuil kami untuk hidup bersama dan semua orang Marseille,” lanjutnya.

Meski tekanan publik meningkat, pemerintah Prancis dihadapkan pada dilema. Pelarangan masuk seseorang ke negara tersebut hanya dapat dilakukan jika terdapat ancaman serius terhadap ketertiban umum atau potensi tindak kriminal.

Hingga kini, Inggris menjadi satu-satunya negara yang telah resmi melarang Kanye West masuk ke wilayahnya. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, jadwal konser Kanye di beberapa negara Eropa lain seperti Turki, Belanda, Italia, Spanyol, dan Portugal masih tercantum masuk dalam agenda tur.

Sebelumnya, menjelang perilisan album Bully, Kanye West sempat menyampaikan permintaan maaf melalui iklan di The Wall Street Journal. Ia mengaitkan perilakunya dengan cedera otak dan penyakit mental gangguan bipolar.

“Saya tahu kata-kata saja tidak cukup. Saya harus menunjukkan perubahan melalui tindakan saya,” ujar Kanye.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan terbaru dari Kanye West terkait larangan di Inggris maupun kemungkinan pembatasan masuk di Prancis. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kanye West Dilarang Masuk Inggris, Wireless Festival 2026 Batal Total

Kanye West Dilarang Masuk Inggris, Wireless Festival 2026 Batal Total

LIFESTYLE
Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Go Public, Kanye West Beri Restu

Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Go Public, Kanye West Beri Restu

LIFESTYLE
Kim Kardashian Sakit Hati Dituduh Kanye West Bohong Soal Perampokan

Kim Kardashian Sakit Hati Dituduh Kanye West Bohong Soal Perampokan

LIFESTYLE
Kanye West Ganti Nama untuk Kedua Kali, Kini Jadi ‘Ye Ye'

Kanye West Ganti Nama untuk Kedua Kali, Kini Jadi ‘Ye Ye'

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon