Barba Ungkap Kunci Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Ini Strateginya
Rabu, 15 April 2026 | 16:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Persib Bandung bertekad menjaga konsistensi demi mempertahankan posisi puncak klasemen Super League 2025/2026. Bek Persib, Federico Barba, menegaskan seluruh pertandingan yang tersisa harus dianggap sebagai laga final.
Hingga saat ini, tim berjuluk Maung Bandung masih kokoh di peringkat pertama dengan koleksi 64 poin. Persib unggul empat poin dari pesaing terdekatnya, Borneo FC Samarinda, yang menempati posisi kedua.
Barba, yang terpilih sebagai pemain terbaik saat menghadapi Bali United FC, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya dalam menjaga performa. Menurutnya, fokus dan mentalitas kuat menjadi faktor utama.
"Kami sudah memainkan banyak pertandingan dan semuanya adalah final untuk tim ini. Kami semua bermain untuk sesuatu dan harus tangguh sampai akhir tujuan," kata Barba, Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan, soliditas lini pertahanan juga menjadi perhatian utama agar Persib terus meraih hasil maksimal.
"Jadi kami harus kembali dengan tidak kebobolan dan juga membuat sejarah yang sepertinya tidak akan mudah," sambungnya.
Lebih lanjut, pemain asal Italia tersebut menekankan pentingnya komunikasi antarpemain guna menjaga konsistensi permainan tim.
"Kami banyak berlatih bersama dan berkomunikasi serta berharap kemenangan akan terus berlanjut untuk tim ini," ujar Barba.
Menurutnya, tekanan sebagai pemuncak klasemen justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad Persib.
"Ya, sekarang semua pertandingan adalah final. Jadi kami butuh tiga poin di semua pertandingan. Sekarang tim ini unggul di klasemen dan kami hanya memikirkan itu hal yang luar biasa," tutupnya.
Persib Bandung dijadwalkan menghadapi ujian berikutnya dengan bertandang ke markas Dewa United Banten FC pada 20 April 2026 mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Korban Perang di Iran dan Lebanon Tembus 5.500 Jiwa
UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa FH Terkait Dugaan Kekerasan Verbal




