ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS DKI: Inflasi Beras Februari 2024 Tertinggi 3 Tahun Terakhir

Sabtu, 2 Maret 2024 | 19:10 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Pedagang beras melayani pembeli di salah satu lapak pasar tradisional di Jakarta Timur, Senin, 19 Februari 2024.
Pedagang beras melayani pembeli di salah satu lapak pasar tradisional di Jakarta Timur, Senin, 19 Februari 2024. (B Universe Photo/Joanito de Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga beras pada Februari 2024 tertinggi dalam tiga tahun terakhir karena inflasi komoditas itu mencapai sebesar 6,54% dibandingkan bulan sebelumnya.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi dalam pernyataan di akun YouTube BPS DKI Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

"Inflasi beras pada Februari 2024 merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir," katanya.

Dwi mengungkapkan, tingkat inflasi beras pada Februari 2023 sebesar 3,52%, sedangkan pada Februari 2022 mengalami deflasi sebesar 0,14%.

ADVERTISEMENT

Pada Februari 2024, dia menuturkan, DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,45% dibandingkan Januari 2024 (m-to-m).

Penyumbang utama inflasi Februari 2024 adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil sebesar 0,24%.

Dari kelompok tersebut, komoditas penyumbang utama inflasi adalah beras yang mengalami peningkatan sebesar 6,54%, cabai merah 13,75% dan angkutan udara sebesar 9,72%.

Komoditas beras ini juga menjadi penyumbang utama inflasi tahunan DKI Jakarta yang tercatat sebesar 2,12% jika dibandingkan dengan Februari 2023.

BPS mencatat kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi sebesar 6,28% dengan porsi terhadap inflasi sebesar 1,18%.

Dari kelompok tersebut, beras dan cabai merah mengalami inflasi masing-masing sebesar 16,17% dan 50,70%.

Selain beras dan cabai merah, daging ayam ras mengalami inflasi tahunan sebesar 9,14%.

Sementara itu, komoditas lainnya justru mengalami deflasi seperti bawang merah 15,44%, televisi berwarna 12,66% dan sabun cuci 7,07%.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekspor Indonesia ke AS Tumbuh 5,97% Didorong Sel Surya

Ekspor Indonesia ke AS Tumbuh 5,97% Didorong Sel Surya

EKONOMI
Inflasi Maret 2026 Melandai 3,48 Persen Didorong Normalisasi Listrik

Inflasi Maret 2026 Melandai 3,48 Persen Didorong Normalisasi Listrik

EKONOMI
Dampak Perang Iran-AS, Turki Batasi Ekspor Pangan

Dampak Perang Iran-AS, Turki Batasi Ekspor Pangan

INTERNASIONAL
Inflasi Mengintai, BI Disarankan Tahan Suku Bunga

Inflasi Mengintai, BI Disarankan Tahan Suku Bunga

EKONOMI
Pengendalian Inflasi Bakal Bergantung pada Subsidi Energi

Pengendalian Inflasi Bakal Bergantung pada Subsidi Energi

EKONOMI
Lebaran, Inflasi Maret Diperkirakan Tembus 5,4 Persen

Lebaran, Inflasi Maret Diperkirakan Tembus 5,4 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT