Kecelakaan Truk di Bekasi, KNKT: Human Error
Senin, 5 September 2022 | 22:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan pengecekan terhadap sistem pengereman truk maupun sopir truk yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan SDN Kota Baru II dan III, Kota Bekasi.
Hasilnya, sistem pengereman truk masih berfungsi dengan baik dan layak digunakan. Hanya saja, kecelakaan maut yang mengakibatkan 10 orang meninggal dan puluhan luka-luka, disebabkan karena human error.
Sopir bernama Ahmad Saeful (30) mengalami penurunan kewaspadaan saat membawa beban seberat 55 ton.
"Sopir salah jalan, bawa muatan berat, melalui jalan yang ramai, mau cari tempat putar tidak paham jalan, pada akhirnya dia mengalami penurunan kewaspadaan, di mana seharusnya dia menggunakan gigi rendah pada saat melalui jalan menurun, malah menggunakan gigi 7," kata Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan, saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (5/9/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




