ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Moeldoko: TNI dan Polri Akan Ambil Langkah Tegas Terkait Situasi di Papua

Kamis, 27 April 2023 | 17:51 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko.
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko. (KSP)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko menegaskan TNI dan Polri akan mengambil langkah tegas terkait situasi keamanan di Papua saat ini. Moeldoko menegaskan, saat ini ada tiga kabupaten yang masuk daerah merah.

"Sesungguhnya Papua itu kalau kita lihat secara umum ada enam provinsi dan 42 Kabupaten Kota, tetapi hanya tiga kabupaten yang memang kita nyatakan sebagai daerah merah. Karena di daerah itulah sering terjadi tindak kekerasan," kata Moeldoko dalam keterangan video yang dikutip Kamis (27/4/2023)

Adapun ketiga kabupaten yang dimaksud ialah Kabupaten Nduga, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak. Moeldoko mengatakan pada daerah-daerah itu sering terjadi tindak kekerasan, seperti pemerkosaan dan pembunuhan. Korbannya ialah masyarakat sipil, termasuk anak-anak.

ADVERTISEMENT

Moeldoko juga menjelaskan, pemerintah sebetulnya telah melakukan pendekatan kesejahteraan dalam menjaga situasi di Papua. Salah satunya dengan menerbitkan Inpres nomor 9 tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan Papua.

"Masyarakat harus paham bahwa secara umum Papua tidak berkurang dalam proses pembangunan yang terjadi di sana, bahkan pemerintah telah memperkuat menerbitkan Inpres nomor 9 tahun 2020," kata Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menilai pendekatan kesejahteraan yang dilakukan pemerintah telah dilakukan dengan baik. Moeldoko menegaskan pemerintah akan memberikan perhatian khusus di tiga daerah merah yang dimaksud.

"Tugas negara bukan saja memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepada rakyat bangsa dan negara," tegasnya.

Moeldoko juga mengingatkan kepada para kelompok separatis untuk tidak mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selama ini kelompok separatis telah melakukan pelanggaran HAM kepada masyarakat sipil.

"Untuk itu saya mengingatkan TNI dan Polri akan mengambil langkah-langkah yang lebih tegas, demi melindungi masyarakat, bangsa dan negara," kata Moeldoko menegaskan.

Moeldoko juga menjelaskan, jaringan separatis Papua ini memiliki cara kerja dengan melakukan tindakan kekerasan dan teror agar memunculkan rasa takut kepada masyarakat. Tindakan teror yang terus-menerus dilakukan agar masyarakat selalu di dalam pengaruh mereka.

"Untuk itu sekali lagi saya ingin tegaskan bahwa dengan adanya pembangunan Papua yang semakin baik dari waktu ke waktu, maka muncul rasa kekhawatiran itu dari pihak separatis. Karena mereka akan kehilangan pengaruh dari waktu ke waktu," kata Moeldoko.

"Mereka berharap dengan tindakan kekerasan itu pemerintah tidak akan melanjutkan pembangunan. Tetapi jangan salah, presiden telah menegaskan apapun situasinya, pembangunan Papua akan tetap berjalan," tambahnya.

Moeldoko kembali menegaskan TNI dan Polri akan mengambil langkah yang tegas, khususnya terhadap tiga kabupaten yang ita lihat perkembangannya semakin tidak baik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon