ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berat Badan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens Turun Drastis

Sabtu, 21 September 2024 | 14:14 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Bambang Trisnohadi saat konferensi pers seusai pembebasan pilot Susi Air kapten Philip Mark Mehrtens, Sabtu, 21 September 2024.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Bambang Trisnohadi saat konferensi pers seusai pembebasan pilot Susi Air kapten Philip Mark Mehrtens, Sabtu, 21 September 2024. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi kesehatan pilot Susi Air kapten Philip Mark Mehrtens relatif stabil setelah dibebaskan seusai disandera kelompok bersenjata Papua pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Kabupaten Nduga selama 1,5 tahun.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Bambang Trisnohadi mengatakan meski relatif sehat, Philip mengalami penurunan berat badan.

"Alhamdulillah yang bersangkutan cukup stabil walaupun berat badan turun secara drastis, tetapi beliau sehat," ujarnya dalam keterangan pers, Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Papua Sabtu (21/9/2024).

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan, pihaknya telah menjalankan semua prosedur terkait penyelamatan Philip, termasuk saat mendarat setelah dibebaskan. "Begitu mendarat sesuai prosedur yang ada, kami melakukan treatment. Kita melakukan pemeriksaan kesehatan," katanya.

Turut mendampingi dalam keterangan pers, yakni Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca, Kapolda Papua Brigjen Pol Patrige R Renwarin, dan Komando Operasi Udara III (pangkoopsud III) Marsekal Muda TNI Benny Arfan.

Sebelumnya, Philip Mark Mehrtens, pilot berkebangsaan Selandia Baru itu dijemput tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga pada Sabtu (21/9/2024).

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Philip berhasil dibebaskan setelah berbagai upaya dilakukan pemerintah.

"Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 selama ini mengedepankan upaya soft approach daripada hard approach," tegasnya.

Faizal menjelaskan, pembebasan melalui pendekatan tokoh agama, tokoh gereja, tokoh adat, dan keluarga dekat dari Egianus Kogoya, pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Nduga yang menyandera kapten Philip.

"Pendekatan ini penting dilakukan untuk meminimalisasi jatuhnya korban jiwa baik dari aparat, masyarakat sipil, dan sekaligus menjaga keselamatan dari pilot itu sendiri," jelasnya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno menambahkan, kapten Philip berhasil dibebaskan dan dijemput tim gabungan di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga dan langsung diterbangkan menuju Mako Brimob Batalyon B/Timika.

"Ya benar sekali, hari ini kami berhasil menjemput pilot Philip dalam keadaan sehat. Pilot kami terbangkan dari Nduga langsung menuju Timika," kata Bayu.

Kapten Philip selanjutnya dibawa ke ruangan khusus untuk dilakukan mitigasi medis sekaligus memastikan kondisi psikologi dalam keadaan stabil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon