Hadiri Penyerahan Rp 6,6 T di Kejagung, Prabowo Tegaskan Lawan Korupsi
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penyerahan uang hasil tindak pidana korupsi dan hasil penagihan denda administratif kehutanan kepada negara di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Dalam prosesi tersebut, dana sebesar Rp 6,6 triliun diserahkan kepada negara. Dana tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni penyelamatan keuangan negara atas penanganan perkara tindak pidana korupsi serta penagihan denda administratif di sektor kehutanan.
Perincian dana yang diserahkan meliputi Rp 4,28 triliun yang berasal dari hasil penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung dalam penanganan perkara pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan impor gula.
Sementara itu, sebesar Rp 2,34 triliun berasal dari penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terhadap 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan nikel.
Dana hasil penyelamatan keuangan negara dan penagihan denda administratif tersebut secara simbolis diserahkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain penyerahan dana, dalam kesempatan tersebut juga dilaporkan capaian kinerja Satgas PKH. Dalam kurun waktu 10 bulan, Satgas PKH berhasil menguasai kembali lahan perkebunan seluas 4.081.560,58 hektare (ha). Capaian ini melampaui target yang ditetapkan hingga lebih dari 400%, dengan nilai indikasi lahan yang berhasil dikuasai kembali mencapai lebih dari Rp 150 triliun.
Jutaan hektare lahan kawasan hutan tersebut selanjutnya dikembalikan kepada kementerian dan lembaga terkait. Sebagian dari lahan tersebut direncanakan untuk dihutankan kembali sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi kawasan hutan dan perlindungan lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melawan korupsi dan segala bentuk perampokan terhadap kekayaan negara tanpa pandang bulu.
"Kita akan selamatkan kekayaan negara, tanpa ada keragu-raguan," tegas Prabowo.
Prosesi penyerahan uang Rp 6,6 triliun tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




