ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Bongkar Motif Bocah SD Bunuh Diri di NTT

Rabu, 4 Februari 2026 | 13:33 WIB
HR
S
Penulis: Hairul Rahman | Editor: JTO
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko (Beritasatu.com/David Wilson)

Kupang, Beritasatu.com - Seorang bocah kelas IV sekolah dasar berinisial YB (10) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon cengkeh, di kawasan kebun sunyi Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa tragis ini membuka sisi gelap tekanan hidup dan kesulitan ekonomi yang diduga membebani korban di usia yang masih sangat belia.

Korban ditemukan tak bernyawa di wilayah Karadhara, Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kamis (29/1/2026). Lokasi penemuan berada tak jauh dari tempat tinggal korban bersama keluarganya.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Namun, berdasarkan hasil awal olah tempat kejadian perkara dan keterangan keluarga, korban diduga mengalami kekecewaan mendalam yang berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarganya.

ADVERTISEMENT

“Untuk sementara, dugaan awal mengarah pada faktor ekonomi dan rasa kecewa. Namun hal ini masih terus kami dalami,” ujar Rudi di Kupang, Rabu (4/2/2026).

Ia menegaskan, penanganan kasus dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap keluarga korban serta prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

Sejak menerima laporan kejadian, Kapolda NTT langsung memerintahkan Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino untuk mendatangi keluarga korban dan memastikan penanganan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga sisi kemanusiaan.

“Saya minta keluarga korban mendapat perhatian dan pendampingan yang layak,” kata Rudi.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Polda NTT mengirimkan tim psikologi dan konselor dari Biro SDM untuk memberikan pendampingan intensif kepada keluarga korban. Pendampingan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026, di wilayah tempat keluarga korban tinggal.

Pendampingan ini difokuskan pada pemulihan kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan, sekaligus membantu mereka menghadapi trauma pascakejadian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tragedi Siswa NTT dan MBG Disorot, Guru Honorer Gugat APBN 2026 ke MK

Tragedi Siswa NTT dan MBG Disorot, Guru Honorer Gugat APBN 2026 ke MK

NASIONAL
Ironi Anak Bunuh Diri di NTT

Ironi Anak Bunuh Diri di NTT

B-PLUS
Bupati Ngada Ancam Sekolah yang Pungut Biaya dari Siswa

Bupati Ngada Ancam Sekolah yang Pungut Biaya dari Siswa

NUSANTARA
Wisata Wae Pana Meze Ngada, Relaksasi Alami di Jantung Flores

Wisata Wae Pana Meze Ngada, Relaksasi Alami di Jantung Flores

NUSANTARA
Tragedi YB Jadi Pengingat Kemanusiaan, Gubernur NTT: Terima Kasih Media

Tragedi YB Jadi Pengingat Kemanusiaan, Gubernur NTT: Terima Kasih Media

NASIONAL
Menteri PPPA Jamin Kedua Kakak Korban Anak NTT Mendapat Hak Pendidikan

Menteri PPPA Jamin Kedua Kakak Korban Anak NTT Mendapat Hak Pendidikan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon