Kapal Otonom Nala Ares Mark II Karya Mahasiswa ITS Siap Berlaga di AS
Sabtu, 7 Februari 2026 | 08:02 WIB
Surabaya, Beritasatu.com — Tim Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi memperkenalkan kapal otonom terbaru mereka, Nala Ares Mark II, Jumat (6/2/2026). Kapal tanpa awak generasi baru tersebut dipersiapkan untuk tampil pada ajang International RoboBoat Competition (IRC) 2026 di Florida, Amerika Serikat, yang mempertemukan tim teknik terbaik dari berbagai negara.
Nala Ares Mark II hadir dengan sejumlah pembaruan teknologi dibanding versi sebelumnya. Salah satu peningkatan utama adalah pemasangan dua kamera navigasi di bagian depan dan belakang kapal yang berfungsi membantu sistem mengenali jalur pelayaran sekaligus mendeteksi lokasi sandar kapal pada simulasi misi Marina Bay.
Pembaruan juga dilakukan pada sistem kelistrikan kapal sehingga suhu di dalam kotak elektrikal dapat ditekan, dari sebelumnya mencapai 68 derajat celsius kini turun menjadi sekitar 52 derajat celsius. Kapal ini dikembangkan oleh enam mahasiswa ITS bersama satu dosen pembimbing dari Departemen Teknik Elektro ITS.
Selain itu, kapal juga dibekali teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) guna memetakan rintangan selama kompetisi. Sistem tersebut memungkinkan kapal merespons kondisi tertentu, termasuk melakukan penyemprotan air otomatis saat mendeteksi simulasi kebakaran dalam perlombaan.
Kemampuan utama Nala Ares Mark II terletak pada navigasi otonom yang sepenuhnya dikendalikan sistem kecerdasan buatan. Kapal mampu menentukan jalur sendiri, menghindari hambatan, serta menjalankan misi penyelamatan secara mandiri dalam skenario simulasi bencana.
Civitas akademika ITS berharap inovasi ini mampu membawa kembali gelar Grand Champion IRC untuk ketujuh kalinya. Sebelumnya, tim Barunastra ITS telah mengoleksi enam gelar juara beruntun dalam ajang tersebut.
Ketua Tim Barunastra ITS, Davin Abhinaya, menjelaskan kompetisi tahun ini menantang peserta menyelesaikan enam misi dengan tema Storm Response and Disaster Relief, sehingga seluruh teknologi kapal disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.
“Inovasi ini kami kembangkan untuk mempermudah navigasi, meningkatkan akurasi deteksi rintangan, dan mendukung penyelesaian enam misi pada kompetisi IRC 2026,” ujar Davin.
Ia menambahkan, teknologi kecerdasan buatan memungkinkan kapal beroperasi sepenuhnya secara otomatis tanpa kendali manusia, termasuk kemampuan menghindari rintangan secara real time dan menyesuaikan misi dengan kondisi lingkungan.
“Teknologi ini juga relevan untuk kebutuhan nyata di Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi bencana yang tinggi, sehingga kapal otonom bisa mendukung operasi tanggap darurat di perairan,” tuturnya.
Peluncuran Nala Ares Mark II sekaligus menegaskan konsistensi tim Barunastra ITS dalam mengembangkan teknologi Autonomous Surface Vessel (ASV) dengan tingkat presisi tinggi. Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi riset maritim ITS di kancah kompetisi internasional.
Ajang IRC 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19–24 Februari mendatang di Florida, Amerika Serikat, dan menjadi panggung pembuktian kesiapan Barunastra ITS sebagai juara umum Kompetisi Kapal Indonesia (KKI) 2025 sekaligus peraih enam gelar Grand Champion IRC sejak 2016.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




