Panggil Para Menteri, Prabowo Bahas Giant Sea Wall dan Kampung Nelayan
Senin, 20 April 2026 | 14:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk membahas percepatan program strategis nasional, Senin (20/4/2026). Agenda rapat mencakup proyek giant sea wall (GSW) hingga pengembangan kampung nelayan merah putih (KNMP).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto tiba lebih dahulu sekitar pukul 13.40 WIB. Tak lama kemudian, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono juga hadir.
Brian mengungkapkan salah satu agenda pembahasan adalah perkembangan proyek giant sea wall atau tanggul laut raksasa di pesisir utara Jawa. Proyek ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya kenaikan permukaan air laut.
"Mungkin tentang giant sea wall ya, tetapi nanti saya lihat dahulu. Nanti saya kabari," ujar Brian kepada awak media.
Ia menambahkan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan memaparkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program strategis nasional.
"Tentu sepertinya peran perguruan tinggi untuk membantu program-program strategis nasional, nanti saya kabari lagi," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan akan melaporkan perkembangan program kampung nelayan merah putih.
"Progres kampung nelayan," ujar Trenggono singkat sebelum memasuki Istana.
Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, pembangunan kampung nelayan merah putih tahap I telah mencapai lebih dari 50%. Program ini mencakup 65 lokasi di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
Pada tahap berikutnya, pemerintah akan melanjutkan pembangunan di 35 lokasi tambahan, dengan target jangka panjang mencapai 1.000 lokasi kampung nelayan.
Program kampung nelayan merah putih bertujuan mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan yang lebih modern, produktif, dan terintegrasi. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan infrastruktur perikanan dari hulu hingga hilir.
Pemerintah juga menargetkan program ini dapat menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah pesisir.
Hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara Presiden Prabowo dan para menteri masih berlangsung untuk mematangkan berbagai program strategis di sektor infrastruktur dan kelautan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




