ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lantik Budi Cahyono Jadi Kajati Bali, Jaksa Agung Tekankan Integritas

Kamis, 30 April 2026 | 07:44 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Setiawan Budi Cahyono resmi menjabat sebagai kepala Kejaksaan Tinggi Bali menggantikan Chatarina Muliana dalam upacara pelantikan di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Rabu, 29 April 2026.
Setiawan Budi Cahyono resmi menjabat sebagai kepala Kejaksaan Tinggi Bali menggantikan Chatarina Muliana dalam upacara pelantikan di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Rabu, 29 April 2026. (Antara/Humas Kejati Bali)

Denpasar, Beritasatu.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik Setiawan Budi Cahyono sebagai kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Bali menggantikan Chatarina Muliana. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Rabu (30/4/2026).

"Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan momen sakral yang mengandung makna pengikatan janji kepada Tuhan, masyarakat, serta negara. Segera tinggalkan pola kerja lama dalam menghadapi era Revolusi Industri 5.0," kata ST Burhanuddin dikutip dari Antara.

Setiawan Budi Cahyono menggantikan Chatarina Muliana yang kini menjabat kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset. Penunjukan tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.

Sebelum menjabat kajati Bali, Setiawan pernah menjadi direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan serta wakil kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

Jaksa agung menegaskan pentingnya meninggalkan pola kerja lama untuk menghadapi era Revolusi Industri 5.0. Penguasaan ruang digital dinilai menjadi keharusan agar institusi mampu mengendalikan narasi publik melalui fakta dan data guna mencegah disinformasi di media sosial.

Integritas menjadi perhatian utama dalam penegakan hukum. Jaksa agung menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap promosi jabatan struktural bagi penyintas hukuman disiplin.

Pimpinan satuan kerja diwajibkan melakukan pengawasan melekat terhadap jajaran masing-masing.

"Berikan yang terbaik, bukan karena tuntutan jabatan, tetapi sebagai wujud integritas dan kehormatan diri. Tunjukkan kinerja yang tidak hanya memenuhi target, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang bermakna," tambahnya.

Selain kepala Kejaksaan Tinggi Bali, sebanyak 29 pejabat eselon II turut dilantik untuk memperkuat penegakan hukum di berbagai instansi pusat dan daerah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Berkelakar di Acara BGN, Prabowo: Jaksa Agung Lagi Diwaspadai!

Berkelakar di Acara BGN, Prabowo: Jaksa Agung Lagi Diwaspadai!

NASIONAL
Kurban Iduladha 1447 H, Jaksa Agung Tekankan Taat dan Ikhlas

Kurban Iduladha 1447 H, Jaksa Agung Tekankan Taat dan Ikhlas

NASIONAL
Jaksa Agung Laporkan Penyerahan Rp 10,27 Triliun ke Negara

Jaksa Agung Laporkan Penyerahan Rp 10,27 Triliun ke Negara

NASIONAL
Lantik Kajati, Jaksa Agung Tekankan Integritas dan Disiplin

Lantik Kajati, Jaksa Agung Tekankan Integritas dan Disiplin

NASIONAL
Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

NASIONAL
Jaksa Agung: Jangan Mudah Mentersangkakan Kepala Desa

Jaksa Agung: Jangan Mudah Mentersangkakan Kepala Desa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon