Ma’ruf Amin: Teguhkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
Selasa, 2 November 2021 | 18:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut peneguhan karakter kebangsaan yang berdasarkan Pancasila dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, harus terus dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Menurut Ma’ruf, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya.
Keberagaman tersebut berpotensi menimbulkan konflik yang mampu memecah bangsa. Untuk itu, diperlukan pemahaman mendalam terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai upaya penguatan karakter kebangsaan.
"Saya ingin mengajak masyarakat untuk memperteguh karakter kebangsaan kita berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Ma’ruf pada acara Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-7 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (2/11/21).
Ma’ruf menyampaikan salah satu upaya untuk memperkuat karakter kebangsaan, yakni dengan terus memupuk dan mengasah pengamalan perilaku berbangsa dan bernegara yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Karakter kebangsaan ini diharapkan terus dipupuk dan diamalkan dalam kegiatan sehari-hari melalui kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara," ucap Ma’ruf.
Ma’ruf menyadari tidak mudah untuk membentuk karakter kebangsaan. Untuk itu, diperlukan adanya pembinaan dan pelatihan oleh pendidikan tinggi. Hal tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan nilai kebangsaan dan cinta Tanah Air kepada para peserta didiknya.
"Maka, di sini letak kontribusi perguruan tinggi untuk dapat membangun pola berpikir kritis dalam berbangsa melalui pendidikan keagamaan, karena pendidikan agama telah mencakup aspek pengetahuan, akhlak, dan akidah," ujar Ma’ruf.
Pola berpikir kritis ini, menurut Ma’ruf, diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi era disrupsi informasi dan kemajuan teknologi pada masa mendatang.
"Perguruan tinggi diharapkan dapat membekali mahasiswanya untuk berpikir kritis terhadap informasi yang ada dan tidak mudah terhasut oleh informasi yang diperoleh media daring," kata Ma’ruf.
Ma’ruf juga menekankan komitmen pemerintah memajukan pendidikan melalui pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Ma’ruf pun mengajak UNU Kaltim untuk turut berkontribusi dalam mempersiapkan SDM unggul dan berdaya saing untuk Indonesia Emas tahun 2045.
"Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah untuk memasuki usia emas di tahun 2045. Saya mendorong UNU Kaltim untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan kompetitif yang mampu bersaing secara global, berakhlak mulia, dan cinta Tanah Air," ujar Ma’ruf.
Selain menyampaikan orasi ilmiah, pada acara dengan tema "Memperteguh Karakter Kebangsaan Melalui Peran Perguruan Tinggi" ini, Ma’ruf juga turut meresmikan gedung 2 Kampus UNU Kaltim. Gedung tersebut dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi dan memiliki 6 lantai yang digunakan untuk mendukung fasilitas perkuliahan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




