ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkominfo: Mudik dan Idulfitri Momentum Akhiri Pandemi

Senin, 9 Mei 2022 | 17:48 WIB
YP
CP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: PAAT
Johnny G Plate.
Johnny G Plate. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri 1443 H merupakan momentum untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Menurut Johnny, hingga saat ini pandemi Covid-19 terkendali setelah sebulan umat muslim melaksanakan ibadah puasa yang kemudian merayakan Hari Raya Idulfitri 1443 H bersama dengan keluarga.

"Meskipun di tengah pandemi Covid-19, tetapi aktivitas masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Ini hasil capaian yang luar biasa dari kita sebagai bangsa di bawah kepemimpinan bapak Presiden Joko Widodo dalam pengendalian pandemi Covid-19 sehingga menjelang bulan Ramadan dan pada saat kita merayakan Idulfitri, pandemi Covid-19 terkendali dengan baik," ujar Johnny dalam Temu Keluarga Besar Kemenkominfo, Senin (9/5/2022).

Johnny juga mengapresasi masyarakat saat mudik dan melaksanakan silaturahmi lebaran bersama keluarga. Pasalnya, umumnya masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan menjaga kelancaran perjalanan mudik.

Baca Juga: Luhut: Kondisi Covid-19 Masih Terkendali di Momen Libur Lebaran

ADVERTISEMENT

"Saya tentu berharap bahwa mudik kali ini menjadi indikator penting Indonesia berhasil mengendalikan pandemi dan sebagai awal dari pengakhiran pandemi, awal dari kita menuju situasi lingkungan endemi Covid-19 di Indonesia dan di dunia," imbuhnya.

Menkominfo menegaskan di tengah situasi pandemi Covid-19 terkendali, masyarakat telah diberi kesempatan yang luas untuk melepas rindu bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat di kampung halaman.

"Hari ini juga kita akan melaksanakan halalbihalal keluarga besar Kemenkominfo yang berarti kita bersilaturahmi dan saling memaafkan satu sama lain, dengan harapan dihapuskan dosa-dosa antarsesama kita. Sekali lagi, silaturahmi adalah saling memaafkan dan saling menghapus dosa, saling memaafkan, dan saling membangun silaturahmi baru," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon