Peter F Gontha Raih Penghargaan Karya Bhakti Musik

Jumat, 17 Mei 2013 | 22:04 WIB
EH
YD
Penulis: Euis Rita Hartati | Editor: YUD
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (kanan) berfoto bersama seusai  memberikan penghargaan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (kanan) berfoto bersama seusai memberikan penghargaan "Karya Bhakti Musik" kepada Peter F Gontha (kedua dari kiri), Iwan Fals yang diwakili istrinya, Rosana (kiri), dan Waldjinah yang diwakili cucunya Clavinova Devy (kedua dari kanan) di Jakarta, Jumat (17/5). Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan Penghargaan Karya Bhakti Musik sebagai apresiasi pemerintah terhadap insan kreatif di industri musik Indonesia. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Musisi yang juga Presiden Direktur PT Java Festival Production Peter F. Gontha mendapatkan penghargaan Karya Bhakti Musik dari pemerintah karena dinilai berjasa dalam membangun industri musik melalui festival
internasional.

"Peter Gontha melalui ajang musik Java Jazz Festival yang digagasnya telah mengharumkan nama Indonesia ke mancanegara," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu kepada wartawan pada malam pemberian Penghargaan Karya Bhakti Musik di Jakarta, Jumat (17/5) malam.

Menurut Mari, penghargaan ini diberikan untuk pertama kalinya sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada insan kreatif di industri musik. Penghargaan ini juga sekaligus merayakan Hari Musik Nasional yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah melalui Keppres yang jatuh pada 9 Maret.

"Setiap tahun kita tentu saja merayakan Hari Musik. Namun, peringatan tersebut ditetapkan secara resmi oleh pemerintah melalui Keppres, baru tahun ini. Nantinya, penghargaan serupa akan diberikan setiap tahun," kata Mari.

Dia mengatakan, dengan penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi insan kreatif di dunia musik dan industri musik, khususnya dari generasi muda untuk terus menghasilkan karya, sehingga dapat berkontribusi dan memperkaya
perkembangan industri musik Indonesia.

Mari juga menegaskan bahwa pemerintah sangat concern terhadap perkembangan indutri musik dan kreatif di Indonesia. "Pemerintah akan melakukan berbagai acara dan mendukung penyelenggaraan festival musik di Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Peter F Gontha yang ditemui di sela acara mengaku kaget mendapatkan penghargaan dari pemerintah. "Terus terang kaget. Kami melaksanakan Java Jazz ini karena merasa terpanggil, sekaligus memang hobi musik," katanya.

Dia pun menuturkan bahwa pada saat pertama kali Java Jazz digelar pada 1995, dirinya merasa terpanggil karena saat itu Indonesia dicap sebagai negara yang tidak aman, ditambah lagi kerap tertimpa banyak musibah seperti tsunami. Dia mengaku ingin berbuat sesuatu untuk mengubah persepsi tersebut.

"Saya bahagia karena hobi yang saya kerjakan ternyata berguna bagi industri kreatif dan juga bagi negara, karena melalui ajang ini ikut mempromosikan Indonesia ke mancanegara," ujarnya.

Peter tak memungkiri bahwa ajang Java Jazz yang selama ini digelarnya telah menarik perhatian dunia. Hal ini terbukti Java Jazz menjadi salah satu tayangan streaming di Youtube yang terbanyak dilihat di dunia, selain pelantikan Presiden Obama dan ulang tahun Oprah Winfrey.

"Tayangan kami juga ada beberapa yang dibajak, seperti di Brazil dan Rusia. Itu kita klaim ke mereka. Dari Youtube, kita juga dapat, setiap 1.000 yang menonton, kita dapat US$ 10, ini menjadi hasil untuk kita," katanya.

Menurut Gontha, saat ini pelaksanaan Java Jazz sudah diserahkan kepada sang putri, Dewi Gontha.

"Saya ini cuma pencetus, pelaksananya sekarang anak saya. Seharusnya anak saya yang dapat penghargaan," ujar Peter.

Selain Peter F Gontha, terdapat empat orang seniman lain yang juga mendapat penghargaan, yakni Slamet Abdul Syukur (tokoh musik kontemporer), Heins Enteng Tanamal (produser dan pejuang hak kekayaan inteletual bidang musik), Waldjinah (penyanyi keroncong legendaris yang memiliki gaya khas dalam perkembangan musik keroncong Indonesia), dan Virgiawan Listianto atau yang lebih dikenal dengan Iwan Fals (pengarang lagu dan penyanyi bergaya balada). 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon