Pengurus PAN Sultra Tewas Duel karena Nomor Urut, DPP PAN Pilu dan Malu

Jumat, 24 Mei 2013 | 14:18 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Logo Partai Amanat Nasional (PAN)
Logo Partai Amanat Nasional (PAN) (Istimewa/istimewa)

Jakarta - Insiden tewasnya seorang pengurus daerah Partai Amanat Nasional (PAN) akibat duel sesama kader dipicu sengketa penomoran dalam pencalegan 2014 benar-benar memilukan sekaligus memalukan bagi pengurus pusat partai itu.

"Tragedi yang memilukan, memalukan, dan tidak perlu," kata Waketum PAN Dradjad Wibowo di Jakarta, Jumat (24/5).

Dilanjutkan Dradjad, "Saya akan minta pelaku dipecat dari PAN, serta diserahkan kepada penegak hukum."

Diketahui bahwa Wakil Sekretaris DPD PAN Kabupaten Muna Amiluddin Kunsi (35) tewas setelah berkelahi dengan Sekretaris DPD PAN Muna, Ilhas Muhammad. Perkelahian terjadi sekitar pukul 12.00 Wita di depan Kantor PAN Muna, di Jalan Sangke Palangga, Raha, Sulawesi Tenggara, Rabu (22/5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah orang di RSUD Raha, La Milu tiba di rumah sakit dalam kondisi kritis. Di beberapa bagian tubuhnya, seperti wajah dan tangan, terdapat luka lecet. Sementara telinga korban mengeluarkan darah serta keluar buih dari mulutnya.

La Milu diketahui bakal maju menjadi caleg PAN Dapil IV di Kabupaten Muna itu.

Menurut Dradjad, kekerasan fisik apalagi hingga berakibat korban jiwa sangat bertentangan dengan jiwa perjuangan PAN.

"Lebih-lebih jika benar urusannya hanya sepele, karena nomor urut di pencalegan," tambah Dradjad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon