Yusril: Yusron Diusulkan Dubes Bukan Karena Deal

Rabu, 4 September 2013 | 08:55 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra (Antara)

Jakarta - Pengamat hukum tatanegara senior dan mantan menteri sekretaris negara (mensesneg) Yusril Ihza Mahendra menyambut baik pengusulan adiknya Yusron Ihza Mahendra menjadi calon duta besar Indonesia untuk Jepang oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengatakan, Yusron diusulkan bukan berkaitan dengan hubungan dengan dirinya dan adanya kesepakatan 'deal' dengan Partai Demokrat.

"Yousron diangkat menjadi Dubes karena dia adik saya, atau karena ada deal khusus atau ada deal antara PBB dengan Partai Demokrat". Republik Indonesia (RI) butuh dubes untuk Jepang, bukan dubes asal angkat atau sekedar arisan politik," kata Yusril melalui rilis, Rabu (4/9).

Dia menilaih Yusron layak menjadi duta besar untuk Jepang dengan kecakapan bahasa dan pemahaman kultur di negara tersebut. "Yusron memperoleh gelar S1 Hubungan Internasional dari FISIP Universitas Indonesia, LLM dan PhD dari University of Tsukuba dan menulis disertasi dalam bahasa Jepang. Dia menulis berbagai buku dalam bahasa Jepang dan diterbitkan di negara itu," lanjutnya.

Yusron kata Yusril juga pernah menjadi menjadi pengamat ekonomi Asia Timur di televisi Jepang NHK. Ia sempat menjadi dosen di Universitas Chiba. Relasinya dengan politikus Jepang, menurut Yusril, seperti Perdana Menteri Abe menurutnya menjadi nilai plus.

"Pencalonannya jadi Dubes di Jepang adalah murni inisiatif SBY sejak lama, bahkan sebelum Jusuf Anwar diangkat jadi dubes disana. Saya melihat, Yusron diangkat jadi Dubes di Jepang karena kemampuan, kecakapan dan keahliannya," kata Yusril.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon