Ketua KPPS Aniaya Ketua Panwas Makassar

Kamis, 10 April 2014 | 00:54 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Petugas menata kotak suara untuk di distribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Petugas menata kotak suara untuk di distribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Antara/Zabur Karuru)

Makassar - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 5 Di Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Said harus berurusan dengan polisi setelah menganiaya Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Amir Ilyas.

Humas Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Polisi Endi Sutendi membenarkan insiden di Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, itu.

"Memang benar ada kabar yang menyebutkan Pak Amir Ilyas itu dianiaya petugas KPPS. Penganiayaannya sendiri itu terjadi pada Rabu malam," ujarnya, Rabu (9/4).

Sayangnya dia menambahkan, pihak kepolisian belum mengetahui penyebab pasti insiden penganiayaan itu. "Kita masih akan menyelidiki lebih lanjut duduk permasalahannya," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mendapat laporan dari salah satu petugas pengawas kecamatan jika Ketua KPPS 5, Said tidak ingin memberikan formulir C1 itu dengan alasan masih lelah. Padahal formulir C1 itu sangat dibutuhkan oleh petugas panwas.

Setelah mendengar kabar itu, korban langsung menuju tempat Ketua KPPS Bangkala dan berusaha mendapatkan formulir C1 itu. Namun setiba di lokasi kejadian, korban malah langsung ditinju dan ditendang.

Tidak sampai disitu, pelaku juga menyerang salah seorang petugas Panwaslu lainnya yakni Ade. Ade sendiri ditendang dan mengalami patah tulang rusuk akibat tendangannya tersebut.

Sedangkan korban Amir Ilyas mengalami luka lebam di bagian mata kiri karena ditinju sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan perawatan dokter.

Atas kejadian itu, korban kemudian membuat pelaporan resmi atas tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh petugas KPPS tersebut serta menyertakan surat visum dari dokter.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon