Terkait Pelecehan Seks, Sekolah Harus Seleksi Para Pekerja

Selasa, 15 April 2014 | 18:18 WIB
FS
YD
Penulis: Fana F Suparman | Editor: YUD
Ilustrasi anak korban pelecehan seksual.
Ilustrasi anak korban pelecehan seksual. (Freedigitalphotos)

Jakarta - Kasus pelecehan seksual terhadap bocah lelaki berinisial MAK (6) di sebuah sekolah bertaraf internasional di kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, menunjukkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pihak sekolah.

Pihak sekolah seharusnya bisa mengawasi dan menyeleksi secara ketat orang-orang yang akan bekerja di lingkungannya. Hal itu disampaikan Pemerhati Anak, Seto Mulyadi saat dihubungi, Selasa (15/4).

"Seberapa jauh pihak sekolah menyeleksi staf dan para pekerja ini, kenapa bisa dibiarkan," kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini.

Agar peristiwa serupa tidak terulang, Kak Seto meminta seluruh sekolah memperketat seleksi penerimaan staf atau karyawan, terutama terhadap pekerja alih daya atau outsourcing. Hal itu lantaran pekerja alih daya cenderung tidak terkontrol.

"Seleksi ini harus dilakukan melalui pemeriksaan psikologi," jelasnya.
Kak Seto meminta keluarga untuk lebih meningkatkan komunikasi dengan anak-anaknya. Menurutnya, dengan usia yang masih belia, perubahan tingkah laku anak-anak mudah sekali dikenali.

"Jangan sampai setelah beberapa bulan baru diketahui. Para orangtua seharusnya dapat mengenali perubahan prilaku anak," katanya.

Kak Seto meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Dia khawatir, selain MAK, terdapat korban lainnya yang enggan untuk melaporkan. Selain itu, dirinya juga meminta pihak kepolisian menangkap pelaku lainnya. Para pelaku ini, lanjutnya, dapat dikenakan pasal 81 dan pasal 82 dalam undang-undang perlindungan anak.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara dan denda sampai Rp 300.000.000," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, MAK menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum petugas kebersihan sekolah bertaraf internasional di daerah Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, Maret 2014 lalu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon