Di Jakarta, Masih Ada Puskesmas "Ngontrak"

Jumat, 9 Mei 2014 | 18:35 WIB
LT
JS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: JAS
Layanan kesehatan di Puskesmas
Layanan kesehatan di Puskesmas (Antara/Antara)

Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengakui masih ada beberapa puskesmas yang belum memiliki gedung sendiri, sehingga untuk memberikan layanan kesehatan kepada warganya, terpaksa mengontrak rumah atau gedung.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan harga lahan di Ibu Kota yang sangat mahal menjadi penyebab utama masih banyaknya puskesmas yang mengontrak. Beberapa puskesmas yang gedungnya masih mengontrak di antaranya yakni puskesmas kelurahan Menteng, Gondangdia, dan Pinangsia.

"Khususnya puskesmas kelurahan yang banyak masih mengontrak. Sekarang saya tanya sama Anda, cari tanah di Menteng, Gondangdia dan Pinangsia susah tidak? Susah kan. Makanya daripada enggak ada puskesmas di kelurahan, kita terpaksa ngontrak dulu," kata Dien di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).

Sedangkan untuk puskesmas Kelurahan Rawabadak Selatan di Jakarta Utara, lanjutnya, rencananya akan menggunakan lahan bekas gelanggang olahraga (GOR). Pihaknya akan minta tanah seluas 400 atau 500 meter untuk dijadikan puskesmas.

Meski masih banyak puskesmas kelurahan yang belum mempunyai gedung sendiri atau mengontrak, Dien menegaskan sudah ada 18 puskesmas kecamatan di Ibu Kota yang akan dinaikkan statusnya menjadi rumah sakit tipe D.

"Kenaikan status puskesmas kecamatan itu dapat menambah jumlah tempat tidur untuk pasien kelas III. Nantinya pasien yang menderita DBD, tipes dan diare akan dirawat di puskesmas yang sudah menjadi rumah sakit tipe D ini," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon