Logistik Pilpres di Yahukimo dan Nduga Alami Keterlambatan

Selasa, 8 Juli 2014 | 16:56 WIB
A
B
Penulis: A-25 | Editor: B1
Ilustrasi distribusi logistik pilpres
Ilustrasi distribusi logistik pilpres (Antara/Fanny Octavianus)

Jakarta - Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boradi menyatakan, logistik pemilu mengalami keterlambatan tiba di Kabupaten Yahukimo dan Nduga, Provinsi Papua. Keterlambatan ini terjadi, dikarenakan adanya gangguan cuaca.

"Untuk Yahukimo dan Nduga itu ada beberapa distrik yang belum terakomodir karena memang cuaca ekstream," ujarnya di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (8/7).

Boradi menambahkan, karena Yahukimo berada di daerah terpencil, maka distribusinya menggunakan angkutan udara. KPU pun, lanjut dia, terus berkomunikasi dengan TNI Angkatan Udara untuk mengirim logistik ke Yahukimo dan Nduga.

Selain Yahukimo, Kabupaten Mentawai juga sempat tercatat sebagai salah satu kepulauan terpencil yang perlu perhatian khusus. Namun untuk Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat distribusi logistik telah terpenuhi.

Selain daerah-daerah tersebut di atas, ia mengungkapkan, belum ada laporan lain terkait masalah logistik. Meski begitu, Biro Logistik KPU tetap memantau kesiapan logistik di seluruh daerah di Indonesia.

Lebih lanjut, Boradi memaparkan, untuk pemenuhan logistik dari pusat baik itu surat suara yang rusak, maupun penambahan surat suara karena penambahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sesuai dengan Surat Keputusan KPU No. 506 itu, semua sudah terpenuhi.

"Kalau dari pusat sudah kami penuhi semua, terakhir itu Kabupaten Bandung yang kekurangan 7600 surat suara. Penambahan tersebut sudah dipenuhi 5 Juli 2014 lalu," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon