Gubernur Sulut: Hadirkan Suasana Sejuk Usai Pilpres

Sabtu, 12 Juli 2014 | 11:12 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Manado - Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mengajak seluruh komponen masyarakat di daerah tersebut untuk menghadirkan suasana sejuk usai pelaksanaan pesta demokrasi pencoblosan pemilihan presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014.

"Semua pihak harus menahan diri, hindari pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan konflik dan sebaiknya semuanya menunggu hasil pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)", kata Gubernur Sarundajang di Manado, Sabtu (12/7).

Sarundajang mengatakan pengumuman KPU itu sebagai hasil yang tepat dan benar karena hal tersebut diatur dengan perundang-undangan.

Menanggapi tentang keberadaan lembaga quick count menayangkan hasil penghitungan cepat berbeda sehingga membingungkan masyarakat, Sarundajang mengatakan penghitungan cepat itu didasarkan pada metode dan prinsip-prinsip ilmiah dan telah diuji keabsahannya.

Menurutnya, biasanya margin error hasil quick count itu paling tinggi pada angka tiga, kalau lebih dari tiga berarti perhitungan tersebut diragukan kredibilitasnya.

"Pemakai quick count ini di seluruh dunia, namun tentunya tergantung pada orang yang menggunakannya, tapi saya percaya jika menggunakan prinsip-prinsip yang benar pasti juga hasilnya benar," kata Sarundajang.

Dia mengatakan hasil penghitungan cepat dari berbagai lembaga survei itu harus disikapi secara cerdas sambil menunggu pengumuman resmi dari KPU siapa calon terpilih, sambil secara bersama-sama kita tetap menjaga stabilitas keamanan di daerah ini.

Pelaksanaan Pilpres tanggal 9 Juli 2014 di Sulawesi Utara telah berlangsung secara demokrasi dan masyarakat sudah menggunakan hak politik dengan mencoblos pilihannya.

Maka, katanya, siapapun akan keluar sebagai peraih suara terbanyak dan menjadi presiden - wakil presiden harus dihormati serta didukung semua pihak.

Pilpres 9 Juli 2014 diikuti dua pasang calon presiden - wakil presiden terdiri dari pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, dan pasangan nomor urut dua Joko Widodo - Jusuf Kalla.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon