Masyarakat Indonesia di Luar Negeri Minta Lembaga Survei Jujur Soal "Quick Count"

Senin, 14 Juli 2014 | 13:07 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Ketua Umum Perhimpunan survey Opini Publik Indonesia (Persepi) Nico Harjanto (dua dari kiri), bersama Sekjen Persepi Yunarto Wijaya (kiri), Anggota Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk (dua dari kanan) dan Anggota Persepi Hanta Yuda (kanan), memberikan keterangan mengenai carut-marut hasil quick count pemilu 2014, di Jakarta, Rabu (9/7). Persepi menilai, perbedaan hasil quick count dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan meminta kepada seluruh lembaga survey agar memberitakan hasill audit dan diumumkan kepada publik.
Ketua Umum Perhimpunan survey Opini Publik Indonesia (Persepi) Nico Harjanto (dua dari kiri), bersama Sekjen Persepi Yunarto Wijaya (kiri), Anggota Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk (dua dari kanan) dan Anggota Persepi Hanta Yuda (kanan), memberikan keterangan mengenai carut-marut hasil quick count pemilu 2014, di Jakarta, Rabu (9/7). Persepi menilai, perbedaan hasil quick count dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan meminta kepada seluruh lembaga survey agar memberitakan hasill audit dan diumumkan kepada publik. (Beritasatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta - Masyarakat Indonesia di Pittsburgh, Pennsylvania, AS menyatakan sikap politik mereka terkait dengan rekapitulasi perhitungan pemilu yang jujur dan transparan.

Gerakan-gerakan dukungan dan sikap politik banyak bermunculan selama musim pemilihan presiden tahun 2014 ini. Fenomena ini menunjukkan tingginya partisipasi aktif warga Indonesia di luar negeri terhadap situasi politik di Tanah Air.

"Perlu ditegaskan, bahwa partisipasi politik warga Indonesia di luar negeri tidak bisa dianggap kecil. Dan pemahaman politik mereka cukup luas mendalam, tidak hanya mengandalkan informasi media saja," kata Anis Sundusiyah, warga Indonesia yang sedang menempuh S3 di Universitas Pennsylvania, dalam keterangannya yang diperoleh di Jakarta, Senin (14/7).

Mewakili masyarakat Indonesia yang berada di Pittsburgh, Anis menyampaikan rasa syukurnya atas penyelenggaraan Pemilihan Presiden 2014 yang berlangsung aman dan demokratis. Oleh karena itu, dia menyatakan pihaknya berharap agar KPU tetap bertindak adil, menjaga hasil pilpres dengan bersih, jujur, transparan dan bebas manipulasi.

"Kami juga menyerukan kepada lembaga-lembaga survei yang melaksanakan quick count agar menyajikan hasil quick count secara jujur dalam koridor ilmiah, etika dan dapat mempertanggungjawabkannya secara hukum," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon