Gerakan Indonesia Mendongeng Diluncurkan
Kamis, 16 Oktober 2014 | 23:53 WIB
Jakarta - Dewan Pengurus Nasional (DPN) Forum Pemuda Pelopor menggagas event bertajuk Gerakan Nasional Indonesia Mendongeng. Ajang yang akan memilih Raja atau Ratu Dongeng ini digelar untuk membudayakan Dongeng sebagai sarana penyampaian pesan-pesan moral kepada masyarakat, dan menjadikannya sebagai metode pendidikan anak usia dini.
"Dongeng merupakan sarana untuk menanamkan budi pekerti dan pendidikan karakter. Kita ingin semua pihak mendukung gerakan nasional Mendongeng ini. Mulai dari pejabat di daerah hingga di pusat," ujar Ketua Umum DPN Forum Pemuda Pelopor Rita Widyasari saat meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Mendongeng di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/10).
Hadir pula dalam acara peluncuran Gerakan Nasional Indonesia Mendongeng ini, tokoh pendidikan anak Seto Mulyadi,Ki Kusumo (Penasehat Forum Pemuda Pelopor) yang juga dikenal sebagai Raja Dongeng,Bagus Hariyanto Ketua Harian DPN Forum
Pemuda Pelopor serta jajaran pengurus lainnya.
Gerakan Nasional Indonesia Mendongeng nantinya akan dikemas seperti tayangan ajang pencarian bakat dengan menggandeng stasiun televisi untuk memilik Raja atau Ratu Dongeng. Untuk mencari talenta pendongeng, pihak penyelenggara mulai November nanti akan menggelar audisi daerah yang akan mencari talent berusia 17-40 tahun yang kemudian memilih dua wakil dari setiap.
Dari 68 orang yang berasal dari 34 Provinsi akan diseleksi di Jakarta dan diambil 24 orang yang diadakan audisi nasional per April di sebuah stasiun televisi.
"Nantinya dari 24 orang akan kita saring melalui polling sms yang akan dipilih satu orang sebagai Raja/Ratu Indonesia mendongeng 2015. Juga bekerjasama dengan beberapa stasiun radio di daerah untuk menyiarkan program ini," jelas Ketua Harian DPN Forum Pemuda Pelopor, Bagus Hariyanto.
Saat ini, tradisi mendongeng semakin tergerus karena para orang tua banyak yang sibuk dengan pekerjaan. Dampaknya, kekerasan anak dalam kehidupan masyarakat semakin meningkat.
Kak Seto, mengapresiasi forum ini sebagai ajang untuk membudayakan dongeng sebagai seni tutur yang sangat mendidik. Ditengah-tengah kasus kekerasan kepada anak-anak saat ini.
"Cara membudayakan dongeng sejak kecil. Dongeng bisa dibuat dialog seperti rapat keluarga. Jika ini diterapkan sejak kecil akan lebih positif. Marilah kita dukung gerakan ini. Kita akan bergerak ke daerah untuk mengkampanyekan gerakan ini. Kami juga akan mengajak Presiden hingga para Menteri dan pejabat daerah untuk menjadi ikon," kata Kak Seto.
Hal senada juga dikemukakan tokoh dongeng anak-anak nasional, Kak Kusumo yang mengatakan ini adalah awal sejarah baru di era pemerintahan baru. Pasalnya, baru kali ini terwujudkan ditengah-tengah tradisi budaya mendongeng yang sudah luntur.
"Maka dengan adanya gerakan ini kita berharap menyatunya mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, hingga ke lurah. Nantinya juga kita akan membuat Indonesia Mendongeng Idol. Ini sebagai kunci penting dalam membangun karakter bangsa," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




