Tips Memilih Penjamin Emisi

Selasa, 28 Oktober 2014 | 18:49 WIB
YW
FB
Penulis: Yosi Winosa | Editor: FMB
Karyawan memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Galeri Mandiri Sekuritas di Jakarta, Senin (26/8). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono
Karyawan memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Galeri Mandiri Sekuritas di Jakarta, Senin (26/8). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono (Suara Pembaruan/SP/Ruht Semiono)

Jakarta - Bagi perusahaan yang akan mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI), keberadaan Penjamin Pelaksana Emisi Efek atau underwriter menjadi penting. Untuk itu, pemilihan underwriter hendaknya dilakukan dengan cermat.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen membagi tips dalam memilih underwriter yang baik. Pertama, pilihlah underwriter yang memiliki permodalan besar.

"Mereka ini kan yang akan ambil porsi saham yang tidak dibeli oleh publik, harus dilihat kemampuan permodalannya, uang atau asetnya berapa," katanya usai diskusi bertajuk

Kedua, underwriter yang memiliki kemampuan kerja tim yang tinggi. "Harus balance (seimbang) antara chief(ketua) dan anggotanya agar komando berjalan lancar," katanya.

Ketiga, pilihlah underwriter yang intens mengedukasi calon investor. Mereka diharapkan mampu menjelaskan kondisi internal perusahaan dengan baik.

"Perlu dilihat mereka lagi sibuk gak, bisa intens gak, karena ada underwriter yang memegang dua perusahaan sekaligus, cenderung mengutamakan yang size-nya besar," tambahnya.

Terakhir, pilihlah underwriter yang memiliki basis investor ritel besar. Hal ini penting untuk menjaga likuiditas saham pasca IPO.

"Setelah tercatat, underwriter harus memperhatikan likuiditas saham, mereka harus punya basis investor ritel yang besar untuk menopang likuiditas," katanya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon