Kendari Masih Tunggak Pembayaran Raskin Rp 142 Juta
Sabtu, 1 November 2014 | 00:27 WIB
Kendari - Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih menunggak pembayaran beras raskin (beras miskin) sebanyak Rp 142 juta untuk periode penyaluran jatah tahun 2014.
Kepala Divisi Regional Bulog Sultra, Ramli Hasan, di Kendari, Jumat (31/10), mengatakan, tunggakan tersebut untuk jatah raskin Kendari selama sebulan.
"Jadi sebulan ini, kami belum salurkan raskin untuk rumah tangga sasaran penerima raskin di Kendari, karena mereka masih belum melunasinya," kata Ramli.
Bulog akan menyalurkan raskin tersebut kalau sudah ditebus terlebih dahulu, karena prinsip penyaluran raskin harus dibayar terlebih dahulu baru disalurkan.
"Harapan kami, pemerintah Kota Kendari bisa mencarikan solusi untuk penyaluran raskin sebanyak yang belum ditebus tersebut," katanya.
Ramli menyebutkan, setiap rumah tangga sasaran penerima raskin mendapatkan jatah 15 kilogram.
"Dihitung saja, setiap kilogram harus ditebus seharga Rp 1.600 per kilogram, itulah yang harus dibayar kemudian kami salurkan berasnya," kata Ramli.
Menurut Imran, kalau beras itu tidak disalurkan akibat tidak ditebus, maka akan berdampak pada jumlah kuota penerima raskin Kota Kendari tahun berikutnya.
"Bisa saja kemungkinan penerima akan menurun, karena pemerintah pusat menganggap Kota Kendari sudah tidak membutuhkan lagi raskin, buktinya ada rasin tetapi tidak mau menebusnya," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




