Dalam Pembinaan Bola Usia Muda, Kemenangan Bukan Tujuan Utama

Senin, 15 Desember 2014 | 20:11 WIB
SA
YD
Penulis: Shesar Andriawan | Editor: YUD
Ilustrasi sepakbola
Ilustrasi sepakbola (Istimewa/Istimewa)

Jakarta - Direktur Akademi Villa 200 Ganesha Putra menegaskan perlunya perubahan cara berpikir terhadap pembinaan usia muda di sepak bola Indonesia. Tak sepatutnya kemenangan didewakan.

"Hakekat pembinaan usia muda adalah mencetak pemain agar bisa bertahan di level tertinggi. Juara tidak ditentukan di level junior. Contohnya, Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 tapi tidak satupun pemainnya yang pernah menjadi juara Piala Dunia U-20. Yang perlu diminimalisir adalah dana, yang dimaksimalkan adalah frekuensi (bertanding)," ujarnya di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/12).

"Di Indonesia, tuntutan untuk menang memang terlalu tinggi. Mindset ini yang harus dibenahi. Di sini, kemenangan anak usia dini dianggap yang paling penting," katanya.

Hal ini diamini Direktur Teknik PSSI Pieter Huistra. Pria Belanda itu berharap proyek pembinaan usia muda di Sawangan, Depok diteruskan.

"Dalam jangka pendek saya harap kita bisa memanen hasil dari sana (Proyek Sawangan), bukan cuma soal menang tapi juga mengembangkan pemain bagus. Dan pemain bagus akan memenangkan lebih banyak (pertandingan) daripada pemain buruk," ucap mantan pemain klub liga Jepang Sanfrecce Hiroshima tersebut.

Salah satu keprihatinan Ganesha dan Pieter adalah masalah infrastruktur. Di Indonesia tak banyak akademi dan SSB yang punya infrastruktur ideal.

"Klub-klub di Indonesia juga tidak mematuhi FIFA Compensation. Padahal, klub sebenarnya harus membayar pemain kepada klub yang membina. Kita ambil contoh SSB di Tulehu (Maluku). Mereka banyak melahirkan pemain hebat namun tak mendapatkan kompensasi. Jika mereka dapat kompensasi, lapangan mereka tidak akan botak. Mereka juga (seharusnya) bisa melahirkan pemain yang lebih hebat daripada yang saat ini," Ganesha menegaskan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon